Minggu, 5 April 2026
Daerah  

Mahasiswa Demo, Dukcapil Parimo Diinta Perbaiki Pelayanan

PALU EKSPRES, PARIGI – Puluhan Mahasiswa dari STIH-HAM Parigi menggelar Aksi Damai di depan Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Parigi Moutong menuntut agar instansi tersebut meningkatkan kinerjanya karena diduga selama ini pelayanannya dianggap tidak maksimal.

Dalam aksi Damai yang dipimpin Koordinator Lapangan (Korlap) dari STIH-HAM, Halik Yusup menyampaikan beberapa hal penting kepada Kepala Dinas Dukcapil yakni, memperbaiki sistem pelayanan terhadap masyarakat dalam pengurusan e-KTP dan Akta Kelahiran sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Masyarakat juga harus dipermudah dan dilayani dengan baik dalam pengurusan KTP dan KK maupun akta kelahiran serta menghentikan pemberian upah atau imbalan dalam pengurusan.

“Saya meminta kepada adik adik mahasiswa ini setiap hari datang ke kantor kami untuk mengawasi staf saya dalam pelayanan supaya adik- adik tau bagaimana sistem pelayanan kami, apakah itu sesuai dengan apa yang kalian duga sebelumnya, ” ungkap Kepala Dinas Dukcapil Ir. Lewis di hadapan para Mahasiswa STIH-HAM yang sedang melakukan aksi damai di depan kantornya, Senin (18/9).

Lanjut dia, setiap hari pebagian nomor antrean itu diawasinya langsung. Sehingga, pembagiannya merata dan tidak ada yang dibeda- bedakan, dan pembagian nomor antrean itu dimulai sejak jam masuk kantor, yakni pukul 07.30 wita.

Ia mengakui bahwa sebelumnya ada kesalahan dalam antrian ini karena ada yang datang lebih pagi. “Jadi sekarang kalau ada yang datang pagi pukul 05.00 sampai pukul 07.00 wita itu, tepatnya kita bagikan di pukul 07.30 wita sesuai dengan jam kantor, ” katanya.

Pada pengurusan KTP dan KK ini memang membeludak karena ini digunakan untuk semua level kepentingan. “Sebenarnya tadi ini saya berangkat ke Jakarta untuk mengambil blanko karena di sini jumlah blanko itu sangat terbatas untuk dibagikan kepada seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Sulawesi Tengah,” ujarnya.

(mg4/Palu Ekspres)