oleh

Mahasiswa IAIN Unjuk Rasa di Gedung Dewan Sulteng

PERINGATI SUMPAH PEMUDA: Ratusan mahasiswa berunjukrasa di depan Kantor DPRD Sulteng, Kamis 29 Oktober 2015.

RATUSAN mahasiswa IAIN Palu memadati halaman gedung DPRD Sulteng, Kamis 29 Oktober 2015.
Aksi para mahasiswa itu merupakan rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober.
Para pengunjukrasa itu memulai longmarch dari kampus IAIN Palu tembus ke Jalan Diponegoro, hingga ke Jalan Hasanuddin dan berakhir di Jalan Sam Ratulangi lokasi gedung DPRD Sulteng berada.

Para pengunjukrasa sempat bersitegang dengan aparat kepolisian yang mencegah para pengunjuk rasa menerobos masuk ke ruang rapat dewan. Meski akhirnya polisi melunak dan mempersilakan para pengunjuk rasa itu bertemu para anggota dewan.

Dalam aksi itu, mahasiswa yang diterima salah seorang anggota dewan, Matindas J Rumambi, menyatakan sikap menolak Revisi UU KPK Tahun 2015. Para mahasiswa itu pun mendesak tuntaskan kasus pembakaran lahan yang terjadi di Indonesia. “Kami Meminta DPR agar secepatnya mengesahkan RAPBN tahun 2016 dan  memberikan pendidikan gratis dan berkualitas bagi masyarakat miskin,” tambah orator unjukrasa, Sahrul. Pada kesempatan itu mahasiswa IAIN pun menolak soal perpanjangan kontrak eksploitasi PT Freeport Indonesia yang saat ini dikuasai oleh Amerika Serikat.

Menanggapi itu, Matindas J Rumambi menyatakan akan meneruskan suara para mahasiswa itu ke pusat.
“Kami anggota DPRD Sulteng akan menindaklanjuti apa yang menjadi tuntutan dari teman-teman dengan meneruskannya ke pusat,”ucapnya(ndy)

News Feed