Sabtu, 4 April 2026
Daerah  

Pilkada Morowali, Gelanggang Para Pimpinan Parpol

PALU EKSPRES, MOROWALI – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Sulteng akan berlangsung pada 2018 mendatang, namun aura panas kompetisi sudah mulai terasa. Setelah Pilgub Sulteng 2016 usai, para “combatant” terutama di dunia maya (cyber army) sudah mulai bertempur kembali. Medan tempur kedua, second front yang dipilih adalah Kabupaten Morowali.

Beberapa alasan mengapa Morowali menarik perhatian para combatant di dunia maya. Pertama, hampir semua Balon Bupati yang akan bertarung adalah Ketua-ketua Partai Politik (Parpol). Kedua, wilayah yang memiliki indeks pembangunan manusia (IPM) tertinggi setelah Kota Palu. Ketiga, wilayah swing voter. Keempat, daerah pertaruhan bagi Partai Demokrat Sulteng.

Para combatant di Morowali juga banyak yang terlibat di Pilgub Sulteng baik yang terjun langsung di medan “pertempuran” nyata maupun maya.

Yang paling menyedot perhatian adalah hadirnya nama Syarifudin Hafid Ketua DPC Partai Demokrat Morowali, Taslim Ketua DPD Partai Nasdem Morowali, H. Silahuddin Karim Ketua DPD II Partai Golkar Morowali serta H Ambo Dalle yang juga Ketua DPRD Morowali. Kehadiran empat politisi dalam kontestasi politik di Kabupaten ” Perto Dollar ” ini sangat mempengaruhi peta pertarungan Pilkada Morowali.

Di kubu Syarifudin Hafid, sejumlah figur dan tokoh serta anggota DPRD Morowali diketahui terlibat langsung, guna melaksanakan instruksi Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng H Anwar Hafid, MSi.

Sebaliknya, di kubu Taslim, kesediaan anggota DPR-RI, Ahmad H Ali yang juga Ketua DPW Partai Nasdem Sulteng akan menjadi juru kampanye, juga menjadi amunisi yang patut diperhitungkan. Sementara H Silahuddin Karim, selain akan mendapat dukungan dari organisasi sayap partai Golkar, AMPG dan AMPI, dua politisi kawakan Partai Golkar Sulteng H Arus Abdul Karim, Ketua DPD I Partai Golkar Silteng dan H Rusdy Mastura bakal turun gunung guna memberikan suntikan energi positif dalam memenangkan kompetisi politik tersebut.

H. Ambo Dalle sendiri, selain akan didukung barisan partai yang akan mengusungnya, juga akan menggerakkan pemilih fanatiknya yang dikenal militan dan solid.

Di dunia maya, para cyber army di 9 Kecamatan serta 133 desa/kelurahan di Morowali, juga terlibat aktif dalam perebutan posisi 01 Morowali. Gerilyawan dunia maya dari keempat kubu di Kecamatan, seperti di Bungku Tengah, Bungku Barat, Bungku Selatan, Bungku Pesisir, Bumi Raya, Witaponda, Mamosalato serta Bahudopi membuat pertarungan dunia maya di Pilkada Morowali menjadi sangat seru. Dalam konstalasi politik daerah, Morowali salah satu wilayah terpenting dengan jumlah penduduknya sebanyak 113.132 jiwa serta luas daerah sebesar 3037,04 kilometer persegi.

Siapapun yang memenangkan suksesi kepemimpinan 2018 di Morowali, diprediksi kuat akan memenangkan pemilu legislatif di daerah itu pada 2019 mendatang. Contoh konkretnya, pada Pemilu 2014 lalu, Partai Demokrat memperoleh suara terbanyak di Morowali setelah sebelumnya calon yang diusung partai itu keluar sebagai pemenang di Pilkada.

(fit/Palu Ekspres)