Jumat, 8 Mei 2026
Opini  

Kecambah Dormansi Itu Bernama Komunis

Oleh : Muhd Nur Sangadji

KORAN Palu Expess, dalam tajuk edisi sabtu lalu, menuliskan topik “Bahaya Laten Komunis”. Laten dalam politik adalah dorman dalam bahasa ilmu hayat. Dorman atau dormansi adalah suatu keadaan berhenti tumbuh yang dialami organisme hidup. Terjadi sebagai tanggapan atas suatu keadaan yang tidak mendukung pertumbuhan normal. Dengan demikian, dormansi merupakan suatu reaksi atas keadaan fisik atau lingkungan tertentu.

Bila disandingankan dengan istilah laten, makna mirip. Yaitu suatu keadaan tersembunyi; terpendam; tidak kelihatan (tetapi mempunyai potensi untuk muncul). Jadi, dormansi dan laten, sama-sama memiliki sifat menunggu situasi tetentu.

Di musim panas, benih atau biji rerumputan, misalnya, akan tersembunyi dalam tanah. Tapi, begitu masuk musim hujan, benih itu segera berkecambah dan muncul di permukaan tanah.

Begitulah analogi tentang bahaya kominis. Analogi Ini, bukanlah propaganda kosong. Sebab, sejarah perkembangan idiologi ini sejak dihembuskan Karl Max dan Angel, hampir tidak ditemukan gerakan tanpa kekerasan. Umunya, dilakukan dengan menghalalkan segala cara. Ajaran ini mendapat legitimasi kuat ketika bersimbiose dengan pandangan Charles Darwin dalam bukunya “ The Original of species…”. Darwin berkata harus ada satu species yang dominan untuk kelangsungan kehidupan.

Karena Itu, maka basis moral kemanusiaannya tidak bersandar kepada tuntunan agama yang benar. Di kampus ku, universite de Lyon 3, Perancis tahun 1996. Saat itu, ditemukan tulisan besar di aspal jalan raya di depan kampus.

Isinya ; “Le Dieau n’existe pas et vous le savie bien”. Kurang lebih bemakna, Tuhan itu tidak ada, dan kamu harus tahu itu. Ini ditulis oleh orang yang tidak ber-Tuhan.  Dan, basis dari komunisme di Perancis adalah menolak adanya Tuhan.

Ajaran ini menolak penindasan, ketidak adilan dan sejenisnya. Tapi, kemudian memperakteknya sebelum atau setelah berkuasa. Bagi Indonesia, terdapat sejumlah alasan yang membuat komunisme sebagai idiologi tidak boleh hidup kembali. Pertama, secara agama, sulit disatukan kelompok agama yang percaya Tuhan dan komunis yang umumnya menolak tuhan. Kedua, secara idiologi dan partai, berkali kali melakukan penghianatan terhadap bangsa.

Jadi, secara aktif, negara harus bersikap tegas terhadap kemungkinan bangkitnya kembali idiologi komunis di Indonesia. Dasar hukumnya juga masih berlaku. Dan, efeknya akan sangat buruk bagi persatuan negeri. Namun secara natural, idiologi komunis akan berkembang saat ada kesulitan.

Yaitu merebaknya kemiskinan, kemelaratan, ketidak adilan, penindasan dan sejenisnya. Di saat inilah benih dormansi komunis akan berkecambah. Wallahu alam.

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjong Ways Kasino Online
Mahjong Ways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjong Ways Kasino Online
Mahjong Ways Kasino Online
Mahjongways
Pola Mahjong Ways Kasino Digital
RTP PGSOFT Mahjong Ways
RTP Mahjongways Kasino Online
Gameplay Mahjongways
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
PGSOFT Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways PGSOFT
Mahjongways Kasino Online
RTP PGSOFT Mahjong
Mahjong Ways
PGSoft Mahjongways Kasino Online
Gameplay Mahjong Ways 2
RTP PGSOFT
PGSOFT Mahjongways
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways PGSOFT
Mahjongways Kasino Online
RTP PGSOFT Mahjong
Mahjongways Kasino Online
RTP PGSOFT Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Game Digital
Mahjongways Kasino Online
Game Online
Gameplay Mahjong Ways
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Pola Gameplay Game Online
Game Online
Mahjong Ways
Mahjongways Kasino Online