Rabu, 28 Oktober 2026
Daerah  

Pembangunan Desa Butuh Sinergitas Pusat dan Daerah

PALU EKSPRES, PALU – Gubernur Sulteng H Longki Djanggola bepprendapat untuk menyukseskan pembangunan desa mutlak diperlukan sinergitas semua pihak utamanya pemerintah pusat dan daerah.

Demikian gubernur melalui Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Mohamad Faisal Mang, membuka rapat koordinasi (Rakor) provinsi program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa (P3DM), Senin 30 Oktober 2017 di Sutan Raja Hotel.
Menurutnya sinergi harus dilaksanakan dengan memperhatikan berbagai hal. Diantaranya kultur masyarakat desa yang heterogen serta aturan yang berlaku sesuai undang-undang desa.

Mengingat desa sejak 2015 mendapat perhatian yang sangat intens dari presiden melalui Nawacita. Serta mendapat kucuran dana cukup deras dan meningkat tiap tahun, yang terbilang 20,76 triliun. Kemudian di tahun 2016 berjumlah 46,9 triliun.

“Tahun 2017 ini bahkan menjadi 60 triliun. Rata-rata tiap desa mendapat 800 juta hingga 1 miliar tergantung kemampuan desa mengelola dan mempertanggungjawabkan anggaran dana desa tersebut,”kata Faisal Mang. Itulah kemudian menurut Faisal yang menjadi alasan pembangunan desa perlu benar-benar dikawal bersama masyarakatnya agar lebih berdaya.

Dalam kesempatan itu, Faisal menekankan peran penting para pendamping desa dalam mengawal dan mengawasi pengelolaan dana desa. “Mereka direkrut melalui mekanisme yang ketat, serta mereka juga telah dibekali pendidikan dan pelatihan dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya,”jelasnya.

Karena itu, komunikasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten perlu disinergikan dalam pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Begitu pula koordinasi diantara satuan kerja provinsi, kabupaten perwakilan kecamatan dan pemangku kepentingan lainnya.

Semua pihak itu menurutnya telah berkomitmen untuk tetap menjalin koordinasi dengan baik. Demikian pula dengan pendamping profesional desa agar terus melakukan pembinaan dan pengawasan serta mengawal dalam proses maupun pelaksanaan pembangunan desa.
Rakor diikuti tenaga ahli pendamping desa serta seluruh camat dan perwakilan desa se- Sulteng.

Rakor bertujuan melaksanakan analisa reguler mengenai dana desa. Merencanakan pembentukan tim dana desa serta merumuskan permasalahan yang timbul dan mencari solusi dalam pengelolaan dana desa. Mantan pimpinan KPK RI, Bibit Samad Waluyo hadir dalam kesempatan itu sebagai ketua umum lembaga swadaya masyarakat gerakan masyarakat perangi korupsi (GMPK).

Kepala Bappeda Sulteng, Patta Tope, dalam sambutannya menyebut, sebagai garda terdepan dalam memajukan desa, pendamping desa harus memahami karakteristik daerah tersebut.
Mulai dari hal yang dapat terukur hingga hal lainnya yang tidak dapat diukur.

Ia menilai pendamping masyarakat desa harus dapat ikut mengupayakan 3 standar berikut. Hal itu dikemukakan yang berdasar pada world bank jika suatu masyarakat ingin dikatakan maju. Ketiga hal tersebut adalah kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan.

Kesehatan masyarakat dapat dilihat dengan metode salah satunya angka harapan hidup yang semakin panjang. Ia mengatakan angka harapan hidup mencapai 67 tahun. Sedangkan secara nasional berada di angka 70,1 tahun. Harapan lama sekolah di angka 12 tahun.

(mdi/Palu Ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam