Minggu, 5 April 2026
Daerah  

Gubernur Hapus Honor Kegiatan APBD 2018

 

PALU EKSPRES, PALU-Realisasi APBD Sulteng untuk periode 31 Oktober tahun 2017 saat ini sudah menembus angka Rp2,3triliun lebih dari total pagu anggaran Rp3,6triliun lebih.

Demikian Kepala Biro Administrasi Pembangunan Tuty selaku Sekretaris tim evaluasi penggunaan anggaran (Tepra) Sulteng dalam rapat pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lingup Pemprov Sulteng, Senin 13 november 2017 di kantor Gubernur Sulteng.

Tuty menjelaskan, penggunaan APBD 2018 telah terealisasi sebesar 64,04persen dari target 73persen. Terdapat deviasi sebesar 8.94persen.

Sementara untuk realisasi fisik, periode ini dapat tercapai 66,72persen.

Tuty menjelaskan, setelah pengesahan angaran pada APBD perubahan dari APBD murni sebesar Rp3.6triliun, Menjadi Rp3.7triliun lebih. Sehingga bertambah sebesar Rp115.8miliar lebih.

Menurutnya, deviasi negatif capaian realisasi anggaran dipengaruhi dengan penetapan APBDP yang baru selesai akhir Oktober. Akan tetapi setelah pengesahan, anggaran perubahan dipastikan dapat meningkatkan realisasi anggaran.

Gubernur Sulteng, H Longki Djanggola dalam rapim menegaskan agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dapat lebih serius melaksanaan anggaran dan merealisasikan kegiatan sesuai dengan target dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku

“Jangan nanti selalu tergesa gesa mau diselesaikan Desember yang akhirnya  tidak tercapai atau tidak terealisasi,”tekan Longki.

Namun begitu Longki mengaku yakin, bahwa realisasi anggaran dan kegiatan pasti bisa dicapai dengan melakukan langkah-langkah tepat.

Diapun menegaskan agar pemberian bantuan kepada masyarakat dilaksanakan sesuai ketentuan perundang undangan yang berlaku oleh OPDnya masing-masing.

Dalam kesempatan itu Longki mengucapkan terimakasih kepada semua OPD dan pihak  yang telah mensukseskan pelaksanaan TdCC.

“Sukses itu terbukti dari apresiasi masyarakat yang tinggi terhadap TdCC,”katanya.

Karenanya TdCC 2018 menurutnya akan dilaksanakan dengan jadwal waktu yang sama. Namun dengan etafe dan starnya dimulai dari kab. Banggai . Tojo Una Una. Poso. Parigi Moutong. Sigi. Donggala dan Kota Palu.

Rencananya sebut Longki, panjang lintasan TdCC 2018 menjadi 800 sampai 900 km. Dan anggarannya dialokasikan pada APBD murni tahun 2018.

Sekprov Sulteng, Hidayat Lamakarate yang melanjutkan rapat menjelaskan beberapa hal penting terkait kebijakan anggaran 2018.

Seperti alokasi anggaran untuk belanja modal harus 20persen.  Alokasi belanja perjalanan dinas harus di kurangi . Dan Alokasi Honor kegiatan tahun 2018 tidak benarkan lagi .

Itu sesuai arahan dan harapan Gubernur agar palaksanaan anggaran tahun 2018 benar benar lebih berpihak kepada masyarakat dengan alokasi belanja modal 20persen dari total APBD .

“Untuk itu harapan sekretaris daerah agar seluruh OPD dapat menyampaikan rencana anggaran yang rasional sesuai dengan kebijakan dari Gubernur dan juga melaksanakan arahan dan ketentuan dari kesepakatan Korsup KPK,”demikian Hidayat.(*mdi).