PALU EKSPRES, PALU – Saat ini, jumlah kosakata bahasa Indonesia yang terdapat di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), masih berkisar pada angka 100 ribu kata.
Jumlah ini, kata Kepala Balai Bahasa Sulteng, Drs. Adri, masih kalah jauh jika dibandingkan dengan kosakata bahasa Inggris, yang berjumlah kurang lebih 1 juta kata.
Untuk memperkaya jumlah kosakata bahasa Indonesia, Adri mengungkapkan, Balai Bahasa saat ini sedang mengupayakan penyerapan bahasa daerah untuk dimasukkan ke dalam KBBI, termasuk bahasa daerah asal Provinsi Sulteng.
Upaya ini telah didorong oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sejak masa Menteri Anies Baswedan dan dilanjutkan Menteri Muhadjir Effendi.
“Jumlah kosakata bahasa daerah di Indonesia sekitar 600 ribu, kalau ini bisa diserap semuanya, maka kosakata kita di KBBI dapat bersaing dengan kosakata bahasa asing,” kata Adri, pada salah satu kegiatan Pekan Literasi, di halaman Balai Bahasa Sulteng, Kamis 23 November 2017.
Potensi penyerapan bahasa daerah, lanjut Adri, dapat diambil dari pendeskripsian pakaian adat daerah, serta dari kuliner khas daerah.
“Di Sulteng saat ini sudah terkumpul 1.000 kosakata yang diajukan, tahun 2018 nanti ditargetkan 3.000 kosakata. Selain pakaian adat, kuliner khas daerah juga punya potensi menyumbangkan serapan kosakata,” tutur Adri.
(abr/Palu Ekspres)






