Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Satgas K5 Dinilai Kurang Optimal Urusi Kebersihan

‎Ketua Pansus, Sophian R Aswin sependapat jika saat ini jalanan ruas jalan utama Kota Palu kembali ditumbuhi rumput liar dan kotor. Karenanya Sophian juga mempertanyakan peran satgas K5.

“Ini bagaimana, karena saat ini jalan-jalan memang mulai terlihat kotor lagi,”tanya Sophian.

Asisten I Pemkot Palu, Rifani menjelaskan, terkait gaji padat karya yang pernah lambat, itu lantaran ada kesalahan ditingkat pengawas yang lambat melaporkan hasil pengawasannya. Sedangkan optimalisasi Satgas K5 menurutnya akan dievaluasi kemudian.

Demikian halnya peran lembaga adat tingkat kelurahan. Menurut Rifani semua itu akan menjadi masukan untuk ditindaklanjuti.

‎”Gaji padat karya memang pernah lambat dibayarkan akibat kelalaian pengawas. Tapi Dinsos sudah mengevaluasi dengan mengganti tenaga pengawas yang tidak efektif,”jelasnya.

Kebijakan lain yang menjadi sorotan anggota Pansus adalah rencana pembangunan kantor dinas pariwisata senilai Rp7miliar.

Anggota menyarankan jika rencana itu dsebaiknya dikesampingkan dulu mengingat adanya masalah hukum dari ahli waris.

Namun masalah ini langsung diklarifikasi Kabag Hukum, Trisno. Menurut Trisno, masalah sengekta itu sudah diputuskan pengadilan. ‎

‎”Putusan sudah incrah. Tidak dapat lagi dihalangi pembangunan meski ada upaya peninjauan kembali dari penggugat,”jelasnya.‎

‎Sejauh ini Trisno mengaku lahan kantor Dinas memang belum punya sertifikat. Akan tetapi alas hak yang ada berupa surat keterangan penguasaan tanah. Pemkot menurutnya juga sudah mengajukan permohonan sertifikasi.

Setelah mendapat penjelasan, Ridwan Basatu dan Idiljan Djanggola menerima alasan itu.

“Kalau tidak ada masalah jika dibangun, ya dilanjutkan saja. Kita hanya kawatir jangan sampai melanggar perda,”sebut Ridwan Basatu.‎

Idiljan Djanggola. Sependapat jika sudah incrah sebaiknya pembangunan dilanjutkan. Namun Pemkot harus bisa menjamin tidak ada masalah yang muncul kemudian jika pembangunan kantor diteruskan.

Sementara Armin, anggota Pansus lainnya mempertanyakan lampiran anggaran festival pesona Palu Nomoni yang tidak tersedia. Pasalnya kata Armin anggaran festifal itu harus jelas dan ditetapkan sejak awal. ‎

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital