Jumat, 15 Mei 2026
Palu  

Hidayat Bantah Satgas K5 dan Lembaga Adat Tidak Berfungsi

Walikota Palu, Hidayat

PALU EKSPRES, PALU – Walikota Palu Hidayat angkat bicara terkait sorotan sejumlah pihak yang menyebut-nyebut satuan tugas kebersihan, keindahan, keamanan, ketertiban dan kenyamanan (satgas K5) dan lembaga adat kelurahan tidak berfungsi. Demikian halnya program kebersihan gerakan gali gasa (3G).

Hidayat menyebut seluruh program dan kebijakan itu harus dipahami bahwa umurnya masih seumuran jagung. Meski begitu, seluruhnya saat ini sudah menjalankan fungsinya.‎

Utamanya lembaga adat yang baru saja dilantik tak lebih dari dua bulan silam.  Banyak pihak kata Hidayat yang menghakiminya tidak berfungsi dan berguna. ‎

“Tidak fair kalau lembaga adat dikatakan tak berguna dan tak berfungsi. Saya sangat keberatan. Coba tunjukan bila lembaga adat tidak berguna dan berfungsi,”kata Hidayat.‎

Fungsi lembaga adat sudah terbukti menyelesaikan secara arif dan bijaksana kesalahan ucapan Ketua Umum PMMI beberapa waktu lalu dengan cara adat. ‎

“Ketua PMMI diberi sanksi adat givu sehingga tdk terjadi keributan.  Apakah itu tdk berguna? Banyak lagi masalah-masalah sosial yang diselesaikan lembaga adat yang kurang diexpost secara luas,”tulis Hidayat dalam rilisnya.‎

Karenanya dia berharap tak boleh memvonis sepihak bahwa lembaga adat tidak berfungsi.

“Kadang kita seperti katak dalam tempurung. Menutup mata terhadap kerja keras orang lain sehingga stetmen-statemen dilandasi kebencian,”ujarnya.‎

Membangun Kota Palu hematnya tidak bisa hanya mengadakan pemerintah semata. Pemerintah perlu melibatkan tokoh-tokoh informal dan lembaga kearifan lokal. Mereka harusnya diberi penguatan peran dan fungsi. Sehingga ketika terjadi persoalan sosial kemasyarakat, tokoh informal dan lembaga kearifan lokal bisa dilibatkan untuk mengatasi. ‎

Begitupun Satgas K5. Setiap hari lembaga itu bekerja siang dan malam mengurusi hal-hal K5. Padahal lembaga ini baru mulai efektif bekerja belum setahun. Tupoksi Satgas K5 menggerakan partisipasi masyarakat terkait dengan K5 diseluruh kelurahan.‎

“Laporannya setiap hari ada. Mereka Urusi kebersihan, ketertiban disertai dengan bukti foto. Apakah dalam waktu 7 bulan bekerja sudah bisa dikatakan tidak berguna dan berfungsi?. Saya tidak sependapat,”kata Hidayat.‎

Hidayat mengaku tidak alergi dengan kritikan. Namun sebaiknya kritikan disampaikan pada ruang yang telah disediakan. Misalnya melalui forum Libu ntodea yang kini juga sedang digalakkan. ‎

“Bila ada masalah kurang baik, mari kita diskusikan bersama di Forum Libu Todea. Bukan teriak-teriak saling menyalakan. Padahal itu menjadi tugas kita bersama sumua komponen,”jelasnya. ‎

Karena itu tambahnya, filosopi pembangunan Kota Palu ia sandarkan pada slogan ‘Masintuvu Kita Maroso. Morambanga Kita Marisi. ‎

“Tolong pahami slogan tersebut. Artinya bukan hanya Pemkot tetapi semua komponen wajib bersatu dan berbarengan berjalan sama-sama membangun kota palu menuju kota destinasi,”pungkasnya.

Sebelumnya pada Rapat Pansus RAPBD Palu 2018 di DPRD Palu beberapa waktu lalu, kinerja Satgas dan lembaga adat ini disorot sejumlah anggota.

Salahsatunya Sucipto dari Fraksi PKS yang juga menjadi anggota Pansus. Sucipto menyebut Satgas K5 yang mendapat kucuran dana cukup besar tidak optimal bekerja. Karena ia menilai jalanan tetap saja terlihat kotor.

Berbeda kata Sucipto ketika program padat karya diera Walikota Rusdi Mastura. Kebersihan jalanan dalam Kota selalu terlihat bersih karena tiap hari dibersihkan peserta padat karya.

Demikian halnya lembaga adat ditingkat kelurahan. Sucipto menyebutnya tidak optimal. Terlebih pemilihan orang-orang dalam struktur lembaga adat terkadang tidak dikenali masyarakar sekitarnya.

Ketua Pansus Sophian R Aswin mengamini hal itu. Ia turut mempertanyakan kinerja Satgas K5.

(mdi/Palu Ekspres)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan