Minggu, 5 April 2026
Palu  

Walikota Dorong Kajian Sejarah Bone Bulili

PALU EKSPRES, PALU – Sekretaris kota (Sekkot) Palu Asri menyebut perlu adanya langkah untuk mengkaji lebih jauh sejarah bone bulili. Bone bulili merupakan sebuah peradaban yang disebut-sebut tertua di dunia yang  terjadi ada di lembah Palu.

Menurutnya hal itu penting agar kedepan masyarakat Kota Palu dan sekitarnya, khususnya generasi muda dapat mengetahui dan memahami seni budaya, adat istiadat peninggalan leluhur.

“Kita perlu mengetahui semua peninggalan seni budaya dan adat istiadat orang tua di tanah kaili,”sebut Asri, mewakili Walikota Palu membuka Bone Bulili Festival (BBF) ke 2, Kamis malam, 14 Desember 2017 di lapangan mini Koni Kelurahan Tatura Utara Kecamatan Palu Selatan, Palu.

Sekot menyatakan, kegiatan BBF diharap menjadi sarana merevitalisasi nilai-nilai budaya bangsa yang mencerminkan kehidupan pergaulan karakter asli to kaili.

“‎Karakter asli To Kaili begitu menjunjung tinggi nilai toleransi,  kekeluargaan & kegotongroyongan,”‎

Karena itu, BBF diharapkan pula dapat mewujudkan suasana kebersamaan antara masyarakat, tanpa pandang bulu.

“Siapapun dia, dari mana, apa suku dan agamanyan mereka semua itu adalah saudara kita,”ujar Sekkot.‎

Selanjutnya Sekkot dalam kesempatan itu juga berharap kegiatan BBF dapat digelar berkelanjutan. Sehingga nantinya menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjungi Kota Palu.

“Sesuai harapan kita Palu kedepan menjadi kota destinasi,”harapnya. ‎

‎Sekkot mengapresiasi seluruh pihak yang turut menyukseskan BBF ke 2 tahun ini.Utamanya panitia yang tetap konsisten menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya, tradisi dan adat istiadat di tanah kaili.

(mdi/Palu Ekspres)