Minggu, 5 April 2026
Daerah  

Terlalu, Pesan Istri untuk Suami Diedit jadi Fitnah Sasar PDIP

Dia heran dengan ulah tangan-tangan usil tersebut. Menurut Dimas, sampai saat ini isi billboard itu masih sama. Berisi pesan layanan masyarakat tentang mencari rezeki yang halal.

Billboard tersebut berdiri di Jalan M. Yamin di depan Masjid Muhammadiyah, Padang. ’’Masih sama kok isi pesannya. Kami pasangi seperti itu karena belum ada klien saja,’’ jelasnya.

Hoax mengenai PDIP tidak butuh suara umat Islam sebenarnya sudah lama beredar. Tepatnya setelah pengesahan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu Ormas) menjadi UU Ormas.

Sumbernya adalah sejumlah blog yang diduga dibuat orang yang sama dan bergerak di bidang bisnis sebar fitnah.

Mega dibenturkan dengan umat muslim lewat sebuah tulisan berjudul Megawati: Partai Kami Tidak Khawatir Sedikit pun Kehilangan Pemilih Muslim meski Partai Kami Telah Mendukung UU Ormas.

Tulisan itu diturunkan beberapa blog. Salah satunya adalah reportase-today.blogspot.com. Berita tersebut dibuat pada 28 Oktober 2017.

Artikel itu 100 persen clickbait. Judulnya tidak sesuai dengan isinya. Tidak ada statement apa pun dari Megawati terkait dengan UU Ormas.

Kini blog reportase-today sudah tidak bisa diakses. Namun, masih ada jejaknya di cache Google Search.

(gun/c14/fat)

FAKTA

Konten papan reklame yang membenturkan PDIP dengan umat Islam merupakan hasil olah digital karya pembuat hoax. Konten asli papan reklame di Padang tersebut adalah iklan layanan masyarakat tentang imbauan mencari pekerjaan yang halal.