Sabtu, 8 Agustus 2026
Agama  

HAB Kemenag ke-72, Ini Pesan Gubernur Sulteng

 

PALU EKSPRES, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, H. Longki Djanggola berpesan kepada Kementerian Agama (Kemenag), untuk terus membina kerukunan hidup beragama di tengah-tengah masyarakat, utamanya bagi masyarakat Sulawesi Tengah. Pesan ini disampaikan Gubernur, saat menghadiri puncak peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-72 Kemenag RI, di halaman Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sulteng, Rabu 3 Januari 2018.

Selain itu, Gubernur juga meminta kepada Kemenag Sulteng, untuk dapat berperan aktif dalam meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat Sulteng, yakni masyarakat yang semakin baik dalam hubungannya dengan Tuhan.

“Kalau ini semua menjadi lebih baik, Insyaallah kita akan tetap hidup damai,” kata Gubernur.

Pada upacara puncak peringatan HAB ke-71 Kemenag RI tingkat Provinsi Sulteng, Gubernur bertindak sebagai Inspektur Upacara. Pada kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan amanat dari Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifudin, mengingatkan kepada seluruh elemen di Kemenag bahwa tugas Kemenag yang di antaranya mengayomi bangsa melalui bimbingan kehidupan beragama yang berkualitas, pelebaran akses pendidikan agama dan keagamaan yang bermutu, serta menjaga kerukunan hidup antarumat beragama, akan semakin berat ke depannya, seiring dengan perubahan pada masa kekinian.

“Kita berada dalam lingkup masyarakat lebih luas, yang meliputi warga global hingga generasi digital. Tuntutan publik terhadap kita semakin tinggi, terbuka, dan spontan,” kata Gubernur membacakan amanat Menteri.

Untuk menghadapinya kata Gubernur, diperlukan sikap yang tepat dan cerdas dalam merespon tuntutan masyarakat terhadap Kemenag. Hal ini dianalogikan dengan tidak boleh lagi bekerja dengan menggunakan kacamata kuda yang minim kepedulian terhadap sekitar. Aspirasi dari berbagai arah mestilah didengar, sehingga dapat mencapai target kinerja sekaligus memenuhi harapan publik.

“Marilah kita latih kepekaan, agar lebih memahami persoalan riil di masyarakat, sehingga dapat menentukan prioritas kerja. Dalam bahasa agama, langkah ini dikenal dengan istilah ‘taqdimul aham min al-muhim,’ dahulukan yang terpenting daripada yang penting,” ujar Gubernur.

Di sisi lain, Kemenag juga didorong untuk giat berinovasi, agar menjadi lembaga yang terasa kekinian yang tidak dianggap seperti mesin tua yang usang. Olehnya, Menteri Agama berharap mulai tahun ini, semua layanan di pusat dan daerah sudah dilakukan secara digital, dan terintegrasi dalam Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai implementasi e-Government.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur bersama Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, H. Abdullah Latopada, turut menyematkan satya lencana karya satya kepada sejumlah pegawai dan guru di lingkungan Kemenag Sulteng, yang telah mengabdi di lingkungan Kemenag Sulteng selama 10, 20 dan 30 tahun.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital