“Komputer kita memang belum cukup, ada sekitar 24 unit lagi yang kita butuhkan. Sekarang komputer yang ada 43 unit, dan kita butuh sekitar 60 unit lebih karena jumlah siswa yang ikut UNBk 193 orang,” jelasnya.
Meski begitu, Ahyar mengaku optimistis kebutuhan tersebut dapat terpenuhi. Ia mengungkapkan, pihaknya berupaya memenuhi kebutuhan komputer tersebut, dengan meminjam perangkat laptop kepada para siswa yang berkenan. Selain itu, juga akan meminjam laptop dari para guru.
“Terkait peminjaman laptop, sudah disampaikan oleh Panitia sekolah kepada para siswa, dan sudah ada yang siap 6 orang. Ini kita tawarkan ke siswa, kalau ada yang bersedia dipinjam laptop pribadinya, bukan milik orang tua mereka. Insyaallah kekurangan dapat terpenuhi, karena guru-guru rata-rata juga punya. Selain itu, ada juga beberapa yang milik sekolah bisa dipakai,” demikian Ahyar.
(abr/Palu Ekspres)






