“Ibu kota negara, sebagai daerah pusat kekuasaan, harus di wilayah yang aman, bebas gempa, atau bencana lainnya,” tukasnya.
Mengutip data, Hamdhani menyebutkan, Kota Palangka Raya, ibuko ta Provinsi Kalimantan Tengah, setidaknya sudah tiga kali diusulkan dan dikaji sebagai calon ibu kota negara RI oleh tiga presiden berbeda, yaitu Soekarno atau Bung Karno, disusul Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Joko Widodo yang karib disapa Jokowi.
“Tinggal keputusan politik dan hukum untuk menetapkan wilayah ibukota Republik Indonesia yang baru. Keputusan ini penting agar ada kepastian, selain melakukan persiapan yang lebih matang,” kata anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dan mantan anggota DPD RI (senator asal Kalimantan Tengah) ini.
Beberapa waktu lalu, Ketua Tim Kajian Pemindahan Ibukota Negara, Kementerian PPN/Bappenas Imron Bulkin menjelaskan beberapa pertimbangan rasional pemindahan ibu kota negara, yaitu mengurangi beban Jakarta dan Jabodetabek, mendorong pemerataan pembangunan, dan mengubah mindset pembangunan Java centris menjadi Indonesia centris.






