PALU EKSPRES, PALU – Sebagai organisasi kemasyarakatan berbasis agama, Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) Sulteng diharap melahirkan program kerja yang sejalan program pemerintah.
Demikian harapan Gubernur Sulteng, H Longki Djanggola saat membuka musyawarah kerja daerah Sulteng GPDI, Selasa Februari 2018 di Palu. “Melalui musyawarah kerja daerah ini saya harap dapat melahirkan program kerja yang searah dan sejalan dengan program pemerintah. Agar visi pemerintah provinsi Sulteng lima tahun kedepan, yaitu maju, mandiri dan berdaya saing dapat kita capai,”harapnya.
Visi yang dia usung ujar Longki idalamnya juga termasuk menciptakan masyarakat yang kondusif. Gubernur meyakini gereja sebagai lembaga yang strategis dapat turut mengambil peran bersama pemerintah daerah guna mewujudkan hal tersebut
Tiga point yang perlu menjadi perhatian yaitu membangun kerukunan interen umat beragama. Selanjutnya setelah interen sudah terbangun yaitu membangun kerukunan antar umat beragama, dengan kata lain dapat tercipta antar pemeluk agama hidup berdampingan rukun dan damai.
Kemudian membangun kerukunan umat beragama dengan pemerintah. Itu kata dia adalah upaya keserasian dan keselarasan diantara pemeluk dan tokoh agama dengan aparat pemerintah. Serta saling memahami dan menghargai tugas masing-masing dalam membangun Indonesia.






