Pejabat mewakili Kanwil Kementrian Agama Sulteng, Kateloki, mengapresiasi sekaligus bangga dengan usaha gubernur dalam membina Kristiani di Sulteng. “GPDI sangat strategis dan bermitra sangat baik dengan pemerintah, akan ada evaluasi program, apabila ada perkembangan yang tidak sesuai dengan program, terimakasih pak gubernur atas bantuan ambulance,”katanya.
Ia pun berharap agar dalam mukerda yang akan berlangsung hingga 15 Februari mendatang, dapat pula menitikberatkan pembinaan umat di bidang pendidikan. “Agar Mukerda memperhatikan dalam programnya pendidikan keagamaan. Dulu PGA Kristen sekarang SMTK,”tuturnya.
Pada kesempatan yang sama pendeta Dr. Frangky Limewa mengatakan bahwa GPDI Sulawesi Tengah benar-benar mengabdi untuk umat sampai di seluruh daerah, bahkan sampai daerah yang terpencil. Menurutnya sampai saat ini ada 603 jemaat, di Sulawesi Tengah.
Ia juga menyebut bahwa jemaat GPDI menduduki posisi yang strategis dalam kultur serta politik yang strategis. Dan dalam posisi yang strategis tersebut ia mewanti kepada jemaat agar dapat menggunakan posisi tersebut dengan benar sesuai peraturan dan perundangan yang berlaku.
Karena ia tak segan untuk mengingatkan apabila ada jemaah yang menyalahgunakan posisi strategis tersebut. Dimana sesuai dengan tema mukerda “Menjadi jemaat yang kokok, bertumbuh, terang dan mulia. Semua jemaat ada yang menduduki tempat strategis, tentu harus sesuai aturan, jika ada yang tidak sesuai maka saya ingatkan,”demikian Franky
(Humas)






