Minggu, 5 April 2026
Daerah  

Proyek Pembangunan Pengaman Pantai Malomba Disorot Warga

PALU EKSPRES, TOLITOLI – Kegiatan rehabilitasi dan konstruksi pasca bencana alam pembangunan pengaman pantai Malomba di Kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli dinilai bermasalah.

Proyek yang melekat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) tahun anggaran 2017 sebesar Rp 2 miliiar lebih itu, seharusnya menggunakan batu gajah ( batu besar). Namun hasil penelusuran wartawan di lapangan, proyek yang baru saja selesai dilaksanakan hanya menggunakan batu yang ukurannya kecil, yang disinyalir tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan.

“Kalau memang di speknya gunakan batu gajah, kenapa di pekerjaan hanya gunakan batu batu kecil yang mudah hancur,” kata.warga Desa Malomba, Andung.

Dia menjelaskan, pekerjaan yang dikerjakan oleh CV. Multi Solution tersebut, tidak menutup kemungkinan tak bisa bertahan lama karena batu yang digunakan untuk menahan ombak diduga hanya menggunakan batu gunung yang bercampur kapur.

“Kualitas batu yang digunakan besar kemungkinan tidak bertahan lama untuk menangkis ombak, karena berpotensi menimbulkan rongga akibat susut sehinggah gampang rusak,” ujarnya.

Jika dibandingkan dengan kualitas pekerjaan yang sama di desa lain katanya, sangat berbeda jauh kualitasnya.

“Kenapa pekerjaan yang ada di desa lain berbeda batunya dengan pekerjaan yang ada di desa kami, kalau di desa lain itu gunakan batu gajah yang ukurannya besar- basar,” bebernya.

Sementara Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) BPBD Tolitoli, Vidia, dihubungi melalui Hp belum dapat memberikan keterangan. Nada Hp tidak terdengar aktif.

Begitupun pelaksana proyek asal Palu, Valen, belum memberikan keterangan saat dihubungi melalui handpone meskipun terdengar nada aktif.

(mg4/Palu Ekspres)