Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Kades Mertasari Akui Lakukan Pungutan Program Bedah Rumah

Menurutnya, untuk pungutan senilai Rp50 ribu tersebut diperuntukan bagi kepengurusan administrasi pembuatan Surat Penyerahan (SP) serta pembayaran penandatanganan ditingkat kecamatan.

Bahkan, untuk pembuatan SP yang dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Mertasari, materainya tidak dibebankan kepada warga penerima karena telah disediakan oleh pihaknya.
Lanjut dia, per KK itu disediakan SP sebanyak empat lembar yang harus menggunakan materai sebanyak empat lembar juga. Berbeda dengan uang senilai Rp100 ribu tersebut, memang diperuntukan bagi kepengurusan administrasi penandatanganan penyerahan tanda terima ditingkat kecamatan.

Ketika ditanyakan soal tidak terealisasinya program bedah rumah untuk tahun 2015 dan 2016 itu, dirinya mengaku telah melakukan berbagai upaya, termasuk mendatangi ke dua instansi pemberi program tersebut berulang kali. Tetapi, menurut ke dua intansi ketika didatangi mengaku bahwa penerima program bedah rumah di Desa Mertasari belum dimasukkan.
Tidak hanya itu, tim bedah rumah dari Pemprov yang melihat langsung kondisi rumah para penerima di Desa Mertasari pun sempat menilai tidak layak untuk diberi bantuan. Namun, hal itu dibantahnya karena kondisi rumah warganya yang ditetapkan sebagai penerima dianggapnya sangat layak.

“Enam KK penerima program bedah rumah untuk tahun 2016 itu, merupakan tambahan atau menggantikan enam KK penerima di 2015 yang merasa kecewa karena tidak terealisasi. Bahkan, ke enam orang KK itu yang datang kepada saya memberikan uang Rp100 ribu dengan alasan untuk uang rokok dan penandatanganan di kecamatan. Jadi tidak ada paksaan. Tidak mungkin tidak ada ucapan terima kasih di Kecamatan,”terangnya.

(mg4/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital