Minggu, 5 April 2026
Palu  

PPNI Gertak Penyuluhan Narkoba di 24 SD

PALU EKSPRES, PALU – Peringatan HUT Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke 44 tahun 2018  di Kota Palu salah satunya disemarakkan dengan gerakan serentak (Gertak) penyuluhan bahaya narkoba di 24 sekolah dasar.

Kegiatan yang digelar Jumat 23 Maret 2018 mendapat dukungan Pemkot Palu melalui dinas kesehatan dan pendidikan dengan mengerahkan satuan tugas keluarga sehat bebas narkoba dan perawat puskesmas.

PPNI dalam gerakan itu juga melibatkan pegawai Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu sebagai penyuluh di 18 sekolah dasar.

Wakil Ketua DPD PPNI Kota Palu sekaligus ketua panitia Gertak penyuluhan,  Listi Sintiadewi menjelaskan, kegiatan demikian dilatari keprihatinan PPNI atas peredaran narkoba yang kini telah menyasar kalangan siswa sekolah dasar.

Salahsatu gugus tugas keperawatan menurut dia adalah edukasi. PPNI sebutnya merasa berkepentingan melaksanakan fungsi edukasinya untuk menanggulangi peredaran narkoba dalam perspektif pencegahan.

“Kita upayakan dalam pendekatan promotif dan preventif. Karena ini juga bagian dari tugas PPNI,” jelas Listi.

Menurutnya peredaran narkoba dikalangan pelajar sekolah dasar sangat rentan terjadi dengan bermacam modus. Karenanya siswa sedini mungkin harus diberi pemahaman terhadap modus maupun bahaya narkoba itu sendiri.

“Ada yang dikemas menjadi obat cacing. Awalnya diberi gratis, karena anak ketagihan, berikutnya disuruh membeli,”kata Listi.

Pihaknya jelas Listi berencana akan menggelar kegiatan tersebut minimal dua kali dalam setahun. Terlebih saat ini kata dia, Pemkot Palu juga sedang mencanangkan perang terhadap narkoba.

“Tahun ini rencananya bulan Maret dan September. Kita akan sinergikan dengan program dari Pemkot Palu,”tandasnya.

Dewan Pertimbangan DPW PPNI Sulteng sekaligus Sekretaris Dinas Kesehatan Palu, Ilham, menjelaskan, setelah kegiatan itu, pihaknya akan merumuskan langkah kongkrit yang lebih massif dalam mensinergikan program PPNI dan Pemkot Palu.

“PPNI akan aktif mengawal program dan kebijakan perang terhadap narkoba ini,”jelasnya.

Gol yang sama ingin diwujudkan bersama menurut Ilham adalah memutus mata rantai peredaran dan penggunaan narkoba di Kota Palu. Salahsatu langkah konkretnya yakni promotif dan preventif melalui penyuluhan penyuluhan.

“Ini bukan tugas BNN saja, melainkan seluruh element dan stake holder terkait,”pungkasnya.

(mdi/Palu Ekspres)