PALU EKSPRES, SIGI – Jembatan yang menghubungkan Desa Watubula, Kecamatan Dolo dan Desa Sidera serta Desa Karawana, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi diresmikan pada Senin 23 April.
Jembatan yang nilai kontraknya sebesar Rp 1,9 miliar lebih yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu, diresmikan langsung oleh Direktur Peningkatan Sarana dan Prasarana Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Agus Kuncoro S.Sos M. Si bersama Bupati Sigi, Moh Irwan Lapatta SSos MSi.
Dalam kegiatan itu juga turut hadir anggota DPR RI H Muhidin Said, Ketua DPD I Sulteng H M Arusi, Ketua DPRD Sigi Moh Rizal Intjenae S.Sos M.Si, Kepala Dinas PU Sigi Iskandar Nongji ST MT dan jajaran porkompinda Pemerintah Kabupaten (pemkab) Sigi.
Direktur Peningkatan Sarana dan Prasarana Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Agus Kuncoro SSos MSi mengatakan, bahwa pihaknya sagat terharu dengan apa yang saat ini telah dilakukan oleh Pemkab Sigi berkaitan dengan terobosan-terobosan pembangunan di wilayahnya.
“Dan baru kali ini kami diundang dalam agenda-agenda peresmian seperti ini. Selama ini kami tidak pernah mendapat undangan dari daerah lain selain Sigi. Jadi suatu hal yang baru,” jelasnya.
Dia menilai, bawa dalam peningkatan pembangunan daerah tertinggal, Sigi merupakan salah satu daerah yang bisa dilihat progresnya.
“Saya beri apresiasi dengan apa yang telah dilakukan oleh Sigi,” tuturnya.
Sementara itu, anggota DPR RI, H Muhidin Said mengatakan, bahwa Sigi merupakan salah satu daerah yang bisa terlihat kemajuannya dari segi pembangunan infrastruktur itu sendiri.
“Ya, dari ratusan desa tertinggal di Indonesia, Sigi adalah salah satu daerah yang diharapkan bisa melepaskan diri dari sebutan daerah tertinggal kedepannya. Ini harapan kami bersama,” ujarnya.
Dia juga selaku perwakilan masyarakat Sulteng yang berada di pusat akan memberikan dukungan terkait terobosan dari peningkatan pembangunan itu sendiri.
Selain itu, dalam kesempatannya, Bupati Sigi Moh Irwan Lapatta S. Sos MSi menerangkan, bahwa pihaknya sendiri mengaku masih mengharapkan bantuan dari pihak-pihak terkait, seperti bapak Muhidin Said yang saat ini selaku anggota DPR RI dan juga pihak pemerintah pusat terkait dalam anggaran untuk peningkatan pembangunan Sigi.
“Memang, kalau kita hanya bergatung pada APBD kita, itu hanya kecil kemungkinan untuk melakukan berbagai terobosan pembangunan yang ada di Sigi. Jadi bantuan dan dukungan pemerintah pusat sangat membantu kita untuk lebih memajukan Sigi lebih baik kedepan,” pungkasnya.
(mg2/Palu Ekspres)






