Jumat, 15 Mei 2026

Kontroversi TKA di Sulteng, Komisi IV Bakal Tinjau PT IMIP

PALU EKSPRES, PALU – Maraknya sorotan terhadap Tenaga Kerja Asing (TKA) di Sulawesi Tengah, menjadi perhatian Komisi IV DPRD Sulteng. Komisi yang membidangi kesejahteraan rakyat termasuk ketenagakerjaan mengaku belum mempunyai data yang pasti terhadap jumlah TKA di daerah ini.

Khususnya di Kabupaten Morowali dan Banggai yang menjadi konsentrasi TKA di Sulawesi Tengah. Karena itu, DPRD Sulteng berencana akan melakukan kunjungan ke kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) untuk memastikan keberadaan tenaga kerja di sana.

Anggota Komisi IV DPRD Sulteng, Zainudin Tambuala, mengatakan, ada beberapa hal yang diketahui di sana. Yakni, jumlah tenaga kerja asing, jenis pekerjaan yang dikerjakan dan gaji. Menurut dia, dari informasi yang dihimpunnya, jumlah tenaga kerja asing di PT IMIP selalu simpang siur.

Ada yang menyebutkan 2.100 orang lalu informasi lainnya ada yang menyebut hampir 3.000 bahkan lebih. Selain itu, kunjungan ke PT IMIP aku politisi PKS yang baru saja dilengserkan ini, ingin memastikan soal jenis pekerjaan yang dilakukan oleh TKA Tiongkok di sana.
”Jangan sampai pekerjaan yang mestinya bisa dilakukan tenaga kerja lokal, kemudian diambil oleh buruh asing,” katanya.

Terakhir soal upah. Ia mengingatkan, jangan sampai ada perbedaan mencolok antara buruh lokal dan asing pada jenis pekerjaan yang sama. ”Ini antara lain yang ingin kami pastikan di PT IMIP dan beberapa daerah lainnya yang menjadi konsentrasi buruh asing,” ungkap loyalis Anis Matta ini.

DPRD katanya tetap memerlukan investasi asing. Namun jangan sampai investasi itu berubah menjadi invasi asing.

Sebelumnya, pada diskusi Mayday 2018, yang digagas AJI-IJTI, Nasrun SH dari Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Tengah mengatakan, penempatan TKA di PT IMIP Kabupaten Morowali masih bermadalah. Di perusahan itu, untuk sekedar tenaga buruh supir dan tukang las saja didominasi TKA.

Temuan ini dibeberkan Nasrun, di hadapan peserta dialog buruh yang membahas, TKA, ancaman atau peluang, Sabtu 28 April pekan lalu.

“Kami melakukan investigasi langsung dan wawancara dengan pihak managemen PT IMIP beberapa waktu lalu,” kata Nasrun. Sesuai informasi yang mereka dapat, kebutuhan supir PT IMIP sebutnya kurang lebih 1.200 orang. Namun sejauh ini yang terpenuhi baru sekitar 600 orang.

“Yang 600 supir ini setelah kami perhatikan mayoritas adalah TKA. Kami mengidentifikasinya berdasarkan warna helm yang digunakan untuk supir,”sebutnya. Bukan hanya pada bidang kerja supir. Pihaknya jelas Nasrun juga mendapati mayoritas TKA di perusahan itu ditempatkan sebagai buruh las. Yang harusnya kata dia, pekerjaan demikian sesungguhnya bisa mengakomodir tenaga kerja lokal.

Selain soal penempatan, Nasrun juga mengulas temuan lain terkait keimigrasian. Khususnya hal-hal menyangkut regulasi yang mengatur tentang ijin mempekerjakan tenaga kerja asing (IMTA). Banyak ujar Nasrun IMTA yang dimiliki TKA tidak terdata di kantor Imigrasi setempat.

Sebelumnya Humas IMIP, Dedi Kurniawan mengatakan, jumlah TKA di perusahaannya mencapai 3 ribuan orang 29 ribu total tenaga kerja yang ada di sana. Di antara 3 ribuan itu ada yang buruh kasar. Itupun keberadaan mereka ungkap mantan wartawan Majalah Tempo dan Harian Tinombala ini, selalu datang silih berganti.

TKA China yang menjadi buruh kasar, kata dia untuk menutupi kurangnya buruh dari tenaga kerja lokal. Sebagai contoh, PT IMIP yang membutuhkan 2000-an sopir, namun yang terisi tidak sampai seperempatnya. Belum yang lain-lainnya. ”IMIP akan tetap memperhatikan sumberdaya tenaga kerja lokal, walaupun sejauh ini dari sisi kuantitas belum mampu mengisi formasi yang tersedia,” ungkapnya.

(kia/Palu Ekspres)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan