PALU EKSPRES, PALU – Baru-baru ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu meresmikan SMP Negeri Satu Atap di Dusun Liku Kelurahan Lambara, Kecamatan Taweli Kota Palu. Keberadaan sekolah menengah negeri tersebut, jelas Kepala Disdikbud Kota Palu, H. Ansyar Sutiadi, merupakan upaya Pemkot Palu untuk mendekatkan pendidikan dasar menengah bagi anak-anak di daerah pinggiran Kota Palu.
“Kebetulan di Liku ada SD, maka kita jadikan satu atap dengan SMP. Ini adalah upaya kita, untuk lebih mendekatkan jenjang pendidikan SMP bagi anak-anak di daerah itu,” kata Ansyar, di ruang kerjanya, Senin 23 Juli 2018.
Ansyar menuturkan, selama ini para peserta didik tamatan SD di Dusun Liku yang ingin melanjutkan sekolah ke jenjang SMP Negeri, mesti menempuh jarak cukup jauh untuk ke sekolah terdekat, yakni SMPN 16. Anak-anak tersebut kata Ansyar, menempuh jarak sejauh 5-6 kilometer dengan berjalan kaki menuju SMPN 16.
“Makanya setiap tahun mereka berkurang jumlahnya yang ke sekolah. Misalnya waktu masuk ke kelas VII sepuluh orang, bisa-bisa di kelas VIII tinggal 5 orang, berhenti dia karena jarak. Makanya, solusinya adalah kita dekatkan sekolahnya dengan mereka. Ini juga atas permintaan para warga beberapa waktu lalu,” ujar Ansyar.
Pada tahun ajaran 2018/2019, SMPN Satu Atap Liku telah menerima siswa baru, bahkan sudah memulai proses belajar mengajar untuk pertama kalinya setelah resmi dibuka pada Sabtu akhir pekan kemarin. Meski begitu, Ansyar mengungkapkan, proses administrasi sekolah tersebut sedang dalam tahap penyelesaian.
“Sedang kita rampungkan, khususnya Dapodik dan nomor induk siswanya, sehingga diharapkan sudah betul-betul resmi pada semester mendatang,” imbuhnya.
Selain di Liku, Ansyar juga mengaku ke depan pihaknya juga mengupayakan berdirinya SMP Negeri, di beberapa daerah pinggiran lainnya di Kota Palu.
“Nanti akan kita upayakan juga untuk dibuka di Salena, Wana dan Uwentumbu,” tandasnya.
(abr/palu ekspres)






