PALU EKSPRES, PALU– Ratusan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, mengikuti kegiatan Masa Ta’aruf (Masta) Kehidupan Kampus Mahasiswa, yang dibuka secara resmi pada Senin 27 Agustus 2018, di aula Rektorat Unismuh Palu.
Saat membuka kegiatan yang digelar selama tiga hari tersebut, Rektor Unismuh Palu, Dr. Rajindra mengajak para mahasiswa untuk bersikap kritis pada beberapa kondisi. Di antaranya bersikap kritis pada regulasi yang ada di dalam kampus, utamanya terkait pembiayaan.
“Jangan sampai ada pungutan liar di dalam kampus, karena ampus bukan pasar di mana-mana ada pungutan. Mahasiswa laporkan ke bagian keuangan kalau ada pungutan liar, nanti dentitas akan dirahasiakan,” tegas Rektor.
Selain itu, mahasiswa juga diminta untuk bersikap kritis terkait dengan kalender akademik. Rektor menekankan bahwa mahasiswa dapat mengawasi para dosen, khususnya terkait dosen yang tidak memiliki Rencana Pembelajaran Semester (RPS), dan dosen yang malas masuk mengajar.
“Rektor tidak semua mengetahui semua itu, sehingga dibutuhkan kritikan dari bawah, termasuk dari mahasiswa. Jadi kita harus bisa bekerja sama membangun kampus,” imbuhnya.
Masa Ta’aruf Kehidupan Kampus merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa di Unismuh Palu. Rektor menekankan, salah satu syarat mendapatkan ijazah pada saat lulus nantinya, adalah melampirkan sertifikat Masa Ta’aruf.
“Ijazah dapat ditandatangani jika memiliki sertifikat Masa Ta’aruf. Selain itu, kegiatan ini juga kesempatan untuk saling kenal satu sama lain, pimpinan universitas, pimpinan fakultas, lembaga, dosen dan sesama mahasiswa,” tandasnya.
(abr/palu ekspres)






