Minggu, 5 April 2026
Palu  

Palu-Morut Jalin Kemitraan Produksi Pakan Unggas.

FOTO A

PALU EKSPRES, PALU – Pemerintah Kota Palu dan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Morut) akan segera menjalin kemitraan dalam meningkatkan produksi pakan ternak unggas. Dalam kerjasama itu, Pemkab Morut akan bertindak sebagai penyedia bahan baku pembuatan pakan unggas yang saat ini tengah digalakkan Pemkot Palu melalui misi kelurahan inovasi unggul.
Sebagai gantinya, Pemkot Palu akan mendistribusikan pakan ternak produksi masyarakat ke Kabupaten Morut. Rencana kerjasama ini dimatangkan Senin 27 Agustus 2018. Bupati Morut secara khusus mengunjungi Wali Kota Palu di ruangannya. Kemudian kedua pemimpin daerah itu mengunjungi salah satu industri pakan unggas di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga Kota Palu.

Apritel menjelaskan, saat ini di Kabupaten Morut terdapat sedikitnya 50 kandang unggas yang setiap hari membutuhkan pakan.

“Satu kandang unggas di sana butuh dua ton pakan . Jadi kalau 50 kandang kami butuh 100 ton pakan unggas,”jelas Aptripel.

Informasi mengenai adanya produksi pakan ternak di Palu sebut Partikel ia dapat dari pengusaha ternak di Korut. Bahan baku itu tentu sangat dibutuhkan pelaku usaha pakan unggas. Karena itu pihaknya memilih Kota Palu untuk menjalin kemitraan itu.

Menurutnya, bahan baku pembuatan pakan unggas yaitu tepung ikan banyak terdapat di Korut.

“Banyak peternak yang bilang, jadi saya langsung ke sini (Palu) untuk ketemu Wali Kota. Meminta beliau membangun kemitraan dalam hal peningkatan produksi dan pendistribusian pakan uanggas ke Morut,”kata Aptripel.

Wali Kota Palu Hidayat mendukung sepenuhnya upaya tersebut. Hidayat mengatakan Pemkot Palu sangat berharap kemitraan dalam peningkatan dan pendistribusian bahan baku dan pakan unggas antara Pemkot Paku dan Pemkab Morut dapat terjalin dengan erat dan baik.

“Mereka distribusikan bahan bakunya . Mereka punya tepung ikan yang dibutuhkan pengusaha pembuatan pakan unggas di sini karena di sana banyak pembudidaya ikan. Sementara kita distribusikan pakan unggasnya ,”ucap Hidayat didampingi Bupati Morut Aptripel Tumimomor.

Hidayat memastikan dapat memenuhi permintaan Bupati Aptripel. Salah satu cara yang dilakukan yakni dengan menambah jumlah modal berupa bahan baku para pengusaha dan menambah mesin produksi hemat bahan bakar dan hemat listrik untuk menekan biaya produksi yang dikeluarkan .

“Kita punya pabrik pembuatan pakan ternak di Keluarga Silae , Kelurahan Duyu dan di Kelurahan Pengawu. Pabrik pembuatan pakan ternak yang di Silae sana mampu menghasilkan sampai tiga kali lipat dari pabrik yang di sini. Di sini baru mampu tiga ton per bulan dan akan kita tingkatkan,”kata Hidayat.

Hidayat berharap kemitraan yang terjalin antara Pemkot Palu dan Pemkab Morut dapat merangsang daerah lain untuk melakukan hal serupa dan menguntungkan semua daerah di Sulteng .

“Kita berharap kerjasama yang terjalin antara Kota Palu dan Kabupaten Morowali Utara ini dapat dicontoh oleh daerah – daerah lain di Sulteng,”demikian Hidayat.

(mdi/palu ekspres).