Minggu, 5 April 2026
Palu  

Kelangkaan Tabung Melon Dikeluhkan Kalangan Menengah

MELON online

PALU EKSPRES, PALU- Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Palu, Tamin Tombolotutu menyebut kelangkaan elpiji 3kg subsidi di Kota Palu kembali terjadi sepekan terakhir. Salahsatu penyebabnya kata dia lantaran adanya keterlambatan distribusi dari Makassar Sulawesi Selatan. Menurut dia kondisi itu memang dikeluhkan masyarakat. Tapi anehnya kata Tamin, yang mengeluhkan kelangkaan itu justru kalangan masyarakat ekonomi menengah keatas. Seperti pemilik restoran, pelaku usaha dengan omset mencapai Rp10juta keatas dalam sebulan. Sementara dalam ketentuan yang ada, Tabung elpiji 3kg hanya diperuntukan bagi masyarakat yang penghasilannya Rp1,5juta kebawah dalam sebulan. “Pantauan kami ini sudah tersalur ke sasaran. Tak ada keluhan dari mereka. Yang mengeluh justru pemilik restoran dan pelaku usaha dengan omset jutaan dalam sebulan,”ungkap Tamin, Rabu 5 September 2018. Karena faktanya papar Tamin, tabung elpiji subsidi itu lebih banyak digunakan kalangan ekonomi menengah dan keatas. “Hari ini restoran juga yang gunakan. Karena minimal mereka satu hari gunakan 10 tabung,”ujarnya. Dalam ketentuan yang ada, sebenarnya elpiji 3kg subsidi juga dilarang bagi pelaku usaha peternak ayam, warung makan dengan omset jutaan, serta jasa pengelasan.
“Ditataran usaha, tabung ini hanya sampai pada pelaku usaha kecil tidak sampai ke usaha menengah,”katanya. Tamin menambahkan terhadap situasi itu, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi dengan lintas sektor terkait. Khususnya tim satuan tugas (Satgas) pangan dari Mapolda Sulteng, Senin pekan depan. Rapat itu untuk menyusun dan merancang solusi dalam menekan kelangkaan tabung elpiji subsidi itu. Termasuk memberi penguatan bagi Satgas K5 ditingkat kelurahan yang sebelumnya ditugasi oleh wali kota untuk mengawasi distribusi di masing masing wilayahnya.
“Karena masih ada lagi pihak pengecer yang bermunculan di berbagai tempat. Itu harusnya menjadi ranah pidana,”demikian Tamin.

(mdi/palu ekspres)