Senin, 18 Mei 2026

Rupiah Kembali Terkapar ke Level Rp 14.915 per USD

PALU EKSPRES, JAKARTA– Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat
(USD) kembali melemah di perdagangan hari ini, Rabu (19/9/2018). Pagi
ini, Rupiah dibuka di level Rp 14.915 per USD atau melemah dibanding
penutupan perdagangan kemarin di Rp 14.855 per USD.

Mengutip data Bloomberg, usah pembukaan Rupiah menguat tipis ke level Rp
24.902 per USD.

Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Ari Kuncoro mengatakan
perlu bauran kebijakan dalam upaya mengatasi depresiasi rupiah.
Kebijakan Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga pun tidak akan cukup
manjur untuk mengatasi pelemahan nilai tukar.

“Jadi kalau dilihat dari efektifnya kalau seperti ini, perang dagang
cara menghadapinya cadangan devisa dulu kemudian tingkat bunga digunakan
untuk menaikkan ekspektasi bahwa BI ada di pasar. Dua-duanya harus
dipakai,” kata dia saat ditemui di Hotel Ritz-Carlton Mega Kuningan,
Jakarta, Selasa (18/9/2018).

Menurut dia, ada beberapa faktor yang menyebabkan depresiasi rupiah yang
terjadi saat ini. Salah satunya adalah ancaman perang dagang yang
mengganggu ekspektasi pasar.

“Kalau tingkat bunga sendiri itu tidak efektif karena gangguannya itu
sesuatu yang lain, sesuatu tidak berhubungan dengan tingkat bunga. Kalau
di Amerika naik (suku bunga), dilawan dengan tingkat bunga, itu lawannya
persis ya. Ini gangguan ekspektasi yang terjadi akibat Presiden Trump
akan melakukan perang dagang yang baru,” jelas dia.

“Ini harus ditunjukkan dengan rupiah kita masih bisa bertahan. Ada
kebijakan lain yang mendukung. Itu membuat. ‘Nanti dulu. Kita (investor)
mau keluar dari Indonesia waktu kembali jangan rupiah menguat. Kalau
begitu jangan semuanya ditarik’. Jadi mencoba mengatur ekspektasi supaya
investor luar negeri tetap fokus bahwa Indonesia is the best,” imbuhnya.

Karena itu, Bank Indonesia (BI) perlu mengombinasikan strategi menaikkan
suku bunga dengan berbagai kebijakan, seperti pengelolaan cadangan
devisa dan intervensi pasar. Kombinasi kebijakan ini diharapkan dapat
meyakinkan pelaku pasar bahwa perekonomian Indonesia masih kondusif.

“Memang ada negara lain yang lebih baik, tapi yang jelek juga lebih
banyak. Kalau dijejerkan wah kita masih lumayan. Jadi kalau kembali ke
pola rasional melihat portofolio, return-nya segala wah Indonesia kita
masukan lagi,” tandasnya.

(idr/MDC)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Eksplorasi Ritme Permainan Berbasis Data Real-Time Menghadirkan Perspektif Segar dalam Dunia Gaming Interaktif
Evaluasi Matematis Pola Distribusi Simbol Mahjong Ways Dalam Ekosistem Kombinasi Dengan Variasi Nonlinier
Investigasi Pola Adaptif Grid Mahjong Ways Dalam Menghasilkan Distribusi Simbol Dengan Struktur Variatif
Studi Komputasional Dinamika Interaksi Reel Mahjong Ways 3 Menggunakan Kerangka Sistem Stokastik Berkelanjutan
Adopsi Teknologi Machine Learning Menghadirkan Tren Baru dalam Pengembangan Sistem Game Interaktif Modern
Inovasi Visual dan Algoritma Dinamis Menghadirkan Dimensi Pengalaman Baru pada Platform Gaming Masa Kini
Kajian Probabilistik Ragam Kombinasi Mahjong Ways 2 Menggunakan Model Distribusi Interaktif Multilevel
Metode Statistik Adaptif Kini Menjadi Kunci Memahami Pergeseran Ekosistem Game Digital Modern
Evolusi Sistem Interaktif Masa Kini Membentuk Cara Baru Pengguna Memahami Dinamika Digital Harian
Studi Perilaku Digital Terkini Mengungkap Pergeseran Strategi Pengguna dalam Ekosistem Interaktif Modern