PALU EKSPRES, PALU– Jumlah bantuan dana peduli bencana untuk Kota Palu hingga 27 November 2018 telah menembus angka Rp5,6miliar lebih. Bantuan dari berbagai pihak itu tercatat dalam rekapitulasi pemasukan dan pengeluaran belanja dan bantuan tanggap darurat bencana yang dikeluarkan Inspektorat Daerah Kota Palu.
Bantuan dana, oleh Pemkot Palu terdata dalam dua rekening pemasukan dana tanggap darurat melalui rekening BNI dan Bank Mandiri.
Berdasarkan data rekapitulasi yang diterima Palu Ekspres, dari total dana yang masuk, hingga 27 November 2018 telah digunakan sebanyak Rp3,4 Miliar lebih.
Masing- masing tercatat dalam pengeluaran BKU sebesar Rp2.196.699.877 miliar lebih serta pengeluaran buku cek dan materai (potongan bank) senilai Rp175ribu. Dengan total pengeluaran seluruhnya sebesar Rp2,196.874.887.
Pengeluaran itu terinci dalam aporan rekapitulasi daftar belanja pengeluaran tanggap darurat.
Antara lain belanja ATK dam fotocopy, Rp2.783.600. Dapur umum pengungsian sebesar Rp98.285.300. Peralatan pengungsi Rp336.344.000. Perbaikan infrastruktur sebesar Rp657.693.877. BBM operasional Rp198.268.100 dan pengeluaran paling besar adalah untuk biaya uang lelah relawan dan buruh sebesar Rp903.500.000.
Dari data rekapitulasi itu pula, tercatat sisa saldo bantuan dana per 27 November 2018 sebesar Rp3.454.554.107. Sisa saldo itu masing-masing terdapat dalam saldo rekening BNI sebesar Rp733.144.987. Dan saldo rekening Bank Mandiri sebesar Rp2.721.409.120.
(mdi/palu ekspres)






