Senin, 6 April 2026
Palu  

Serapan APBD Sulteng 2018 Capai 90 Persen

PALU EKSPRES, PALU– Serapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Tengah tahun anggaran 2018 terealisasi sebesar Rp3,6triliun lebih dari total APBD sebesar Rp3,9triliun lebih atau 90.77persen.

Realisasi tersebut menurun jika dibandingkan tiga tahun terkahir yang berada pada rata-rata diatas 90persen. Turunnya persentase serapan APBD dipengaruhi bencana yang terjadi 28 September 2018 silam.

Demikian Kepala Biro Administrasi Pembangunan Pemprov Sulteng sekaligus Sekretaris Tim Evaluasi dan Pengawasan Evaluasi Anggaran (TEPRA), Sisliandy saat mengurai serapan APBD tahun 2018, Jumat 18 Januari 2019 di Kantor Gubernur Sulteng.

Dia menjelaskan realisasj serapan APBD terdiri dari belanja tidak langsung Rp2,1 triliun lebih atau 92.18persen. sedangkan realisasi belanja langsung sebesar Rp1,5triliun lebih atau 88.89persen.. 

Persentasi realisasi tahun 2018 kata Sisliandy menurun dibanding dengan tahun 2014 sampai tahun 2017. Hal ini menurutnya dipengaruhi terjadinya bencana.

Kemudian realisasi dana alokasi khusus (DAK) tahun 2018 sebesar Rp911miliar lebih dari Total DAK Rp. 985miliar lebih atau 92.51persen.

Dari realisasi anggaran, terdapat sisa APBD sebesar Rp.368.883.691.052. Namun dari total sisa APBD masih tersisa DPA lanjutan tahun 2018. Karena sesuai dengan Pasal 139 Permendagri nomor 59 Tahun 2017 dengan terjadinya musibah.

DPA lanjutan itu jelas Sisliandy terdapat di enam OPD dengan Total anggaran Rp27.759.748.300. Dan sudah terealisasi sebesar Rp. 22.250.390.806. Sehingga sisa anggaran Rp5.509.357.495.

“Berdasarkan realisasi APBD tingkat provinsi, maka relaksasi APBD Sulteng tahun 2018 berada pada urutan 10,”pungkasnya.

Gubernur Sulteng H Longki Djanggola dalam sambutannya menngapresiasi seluruh OPD yang telah berupaya untuk terus meningkatkan kinerja.

Sehingga kata Longki, APBD Tahun 2018 dapat tercapai 90,77persen dari target 97persen. Apalagi capaian itu terjadi dalam kondisi daerah yang sedang ditimpa bencana.

Longki menjelaskan ada beberapa kegiatan yang tidak terlaksana akibat bencana lalu ditunda sehingga capaian realisasi hanya mampu menembus 90.77persen

“Tapi sudah sangat baik dan saya sangat bangga kita sudah dapat tertib dan taat dengan aturan aturan yang berlaku. Kendala kita hanya bencana. Saya yakin tahun 2019 kita pasti lebih baik lagi,”ujarnya optimis.

Pada Kesempatan itu Gubernur menyampaikan akan memberikan Penghargaan kepada OPD yang terus Konsisten capaian realisasi anggarannya sesuai dengan target yang ditetapkan . 

Terakhir Gubernur menyampaikan terimakasih kepada seluruh OPD yang terus dapat berkerja dengan baik dan taat dengan seluruh ketentuan perundang undangan yang berlaku.

(Humas/palu ekspres)