Jumat, 15 Mei 2026
Palu  

BKKBN dan Mitra Sikapi Hasil SDKI 2017

PALU EKSPRES, PALU– Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) juga memuat capaian program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK). Hasil SDKI terakhir dilakukan secara nasional untuk tahun 2017.

Didalam hasil  SDKI tahun 2017 pun memuat lebih rinci capaian program KKBPK untuk Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Sebagai pelaksana program KKBPK untuk wilayah Sulteng, BKKBN Perwakilan Sulteng beserta mitra menggelar khusus sosialisasi hasil SDKI tahun 2017 yang dilakukan bersama mitra kerja, Rabu 6 Maret 2019 di kantor BKKBN Sulteng.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BKKBN Perwakilan Sulteng, Tenny C Soriton menyatakan, pihaknya beserta mitra kerja yang terlibat dalam pelaksanaan program KKBKP perlu menyikapi hasil SDKI tahun 2017 untuk wilayah Sulteng.

Sehingga kata dia, peningkatan pelaksanaan program KKBPK dimasa mendatang bisa lebih optimal. Karena program KKBPK merupakan amanat Undang-undang nomor 52 tahun 2009.

Dalam ketentuan ini sebut Tenny, ditegaskan bahwa pembangunan kependudukan dititik beratkan pada penduduk sebagai pelaku dan penikmat pembangunan. Selain itu juga diarahkan untuk mewujudkan pembangunan berwawasan kependudukan secara berkelanjutan.

“BKKBN dan mitra kerja saling mendukung untuk melaksanakan program KKBPK. Tetapi  bukan semata untuk mengendalikan jumlah penduduk. Melainkan juga untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia,”kata Tenny, membuka kegiatan sosialisasi hasil SDKI tersebut.

Dalam melaksanakan program KKBPK, BKKBN menurutnya elah menetapkan lima sasaran strategis yang ditinggal dalam rencana strategis (Renstra) BKKBN Sulteng tahun 2015-2019

Sasaran itu antara lain, mengenai angka kelahiran atau total fertility rate (TFR) yang awalnya di target 2,8 per perempuan usia reproduktif 15-49 tahun, menjadi 2,7 pada tahun 2019.

“Dalam hal ini Sulteng sudah memenuhi,”jelasnya.

Selanjutnya kebutuhan KB yang tidak terlayani (ummet need). Tenny menyebut, untuk Sulteng telah menurun dari 11,4 persen menjadi 9,4persen pada tahun 2019.

Sedangkan angka prevalensi kontrasepsi (CPR) semua cara untuk perempuan usia 15-19 tahun terjadi peningkatan. Yaitu dari 59 persen meningkat jadi 65,4persen pada tahun 2019.

Tenny dalam kesempatan itu berharap kegiatan sosialisasi dan diskusi  hasil SDKI mampu melahirkan kajian kajian strategis dalam mendongkrak peningkatan progam KKBPK untuk setiap jenis kegiatannya.

“Ini kegiatan strategis dalam upaya pencapaian target Renstra program KKBPK,”ujarnya.

Kedepan Tenny berharap, pembangunan program KKBPK berjalan lebih optimal. Serta terus memperkuat kemitraan dengan berbagai institusi.

“Sehingga ada rekomendasi dari pakar untuk meningkatkan target capaian yang kita harapkan secara kualitas dan kuantitas,”demikian Tenny.

(mdi/palu ekspres)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online