PALU EKSPRES, PALU – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sulteng hingga tahun ini di beberapa sekolah masih terbagi maksimal dalam tiga sesi ujian, untuk menyesuaikan antara jumlah peserta ujian dengan ketersediaan unit komputer yang ada.
Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulteng, Dr. Hatija Yahya menargetkan, pelaksanaan UNBK untuk jenjang SMK di Sulteng pada tahun 2020 mendatang menjadi lebih singkat, yakni menjadi hanya dua sesi.
“Kita targetkan tahun 2020 cukup dua sesi, artinya peserta tidak perlu lagi menunggu hingga sore hari,” ujar Hatija, di ruang kerjanya, Senin 18 Maret 2019.
Untuk mewujudkannya, Hatija mengungkapkan pihaknya terus melakukan pengoptimalan kesiapan sekolah, salah satunya dengan pembenahan fasilitas pendukung pelaksanaan UNBK, yakni pemenuhan fasilitas unit komputer bagi SMK baik negeri maupun swasta.
Termasuk di antaranya, adalah mengupayakan agar 187 SMK negeri dan swasta di Sulteng dapat menjadi penyelenggara mandiri UNBK. Hingga tahun ini, masih ada beberapa SMK yang masih melaksanakan UNBK dengan bergabung dengan sekolah lain yang menjadi penyelenggara mandiri, karena masih terkendala sarana komputer maupun jaringan internet.
“Kita terus berikan dukungan, Kali ini kami kirim bantuan lebih dari 100 unit komputer untuk SMK negeri dan swasta di luar Palu, Donggala, Sigi dan Parimo,” pungkasnya.
(abr/palu ekspres)






