Minggu, 17 Mei 2026
Opini  

Reputasi, Kebiasaan Mengerjakan dan Mencatat

Oleh: Hasanuddin Atjo*

REPUTASI adalah proses dari kesuksesan yang berulang dan kesuksesan adalah proses dari kegagalan yang berulang.
Mengerjakan apa yang dicatat dan mencatat apa yang dikerjakan adalah ungkapan lama, yang bila dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan dalam melaksanakan aktifitas kehidupan niscaya akan menuai kesuksesan yang berujung pada reputasi.

Ungkapan ini sejak lama menjadi referensi sejumlah orang yang dipandang memiliki reputasi. Thomas Alfa Edison, penemu bola lampu pijar, karena konsistensinya mencatat apa yang dikerjakan dan mengerjakan kembali apa yang dicatat tadi, akhirnya berhasil menemukan bola lampu pijar setelah melakukan ribuan kali percobaan.

Demikian pula yang dilakukan Hasanuddin Atjo, sang penemu inovasi budidaya udang vaname supra intensif Indonesia yang berproduktifitas 150 ton/ha/musim tanam, melaksanakan belasan kali percobaan dan menghabiskan waktu selama 7 tahun, juga adalah contoh dari kebiasaan mengerjakan dan mencatat kemudian mengerjakan kembali.

Makna Kerjakan dan Catat

Kerjakan dan catat juga telah menjadi landasan lahirnya sejumlah teori manajemen dalam merancang dan melaksanakan program atau kegiatan. Salah satunya adalah George R.Terry, pencetus teori Planning, Organizing, Actuating and Controlling atau disingkat POAC dalam bukunya Principles of Manajemen. Sampai saat ini teori G.R. Terry masih relevan dipergunakan sebagai basis menyusun dan melaksanakan sebuah program maupun kegiatan.

Planning adalah hal esensial yang harus dilakukan seorang manajer untuk menentukan apa yang harus dilakukan oleh staf, kapan, di mana dan bagaimana caranya dalam rangka mewujudkan tujuan (target) sebuah program atau organisasi. Dalam organizing harus dirumuskan langkah-langkah strategis yang terukur atau biasa juga disebut dengan SOP, Standar Operasional Presedur, ukuran-ukuran yang dipakai seperti waktu, mutu dan seterusnya sebagai pedoman dalam merealisasikan target yang telah ditetapkan itu.

Selanjutnya actuating merupakan langkah implementasi dari program atau kegiatan itu yang mengacu kepada standar atau ukuran yang telah ditetapkan dalam tahapan organizing sebelumnya. Terakhir adalah controlling, yaitu pengamatan terhadap faktor-faktor penyebab adanya hambatan maupun tantangan yang dihadapi dalam mencapai target, bagaimana solusinya hingga tujuan atau target itu dapat direalisasikan.

Bahkan lebih jauh lagi controlling dapat dijadikan bahan pertimbangan apakah program ini dapat dilanjutkan untuk jangka yang lebih panjang atau tidak perlu dilanjutkan. Dalam controlling mencatat tentang faktor yang menjadi kekuatan, kelemahan, tantangan dan peluang dari program itu. Kalau dipandang bahwa kelemahan dan hambatan dapat dieleminir dan kekuatan serta peluang dapat dimaksimalkan, maka program ini dapat dilanjutkan dan dibesarkan. Sebaliknya bila tidak maka program tersebut dipertimbangkan untuk tidak dilanjutkan.

Contoh Kerjakan dan Catat

Kali ini contoh yang akan dikemukakan adalah proses penemuan inovasi-teknologi budidaya udang vaname supra intensif oleh Hasanuddin Atjo.
Setelah melalui proses kerjakan dan catat selama 7 tahun, akhirnya penemuan ini di-lounching di tahun 2013 oleh Prof. Rhokmin Dahuri, ketua Masyarakat Akuakultur Indonesia, MAI.

Inovasi ini berangkat dari hipotesis desertasi yang bersangkuatan di tahun 2004 yang intinya bahwa dalam budidaya udang di kolam terkontrol, bila mutu benih udang dapat ditingkatkan dan lingkungan budidaya dapat dikendalikan, maka produktifitas dapat ditingkatkan berkali lipat.

Hipotesis ini merupakan catatan yang harus dikerjakan dan memerlukan sejumlah percobaan bagaimana meningkatkan mutu benih dan mengendalikan lingkungan.

Meningkatkan mutu benih tidaklah sulit menemukan metodanya dan melakukannya, tetapi mengendalikan lingkungan internal budidaya atau lingkungan dalam kolam budidaya merupakan pekerjaan yang memerlukan pemikiran “integrasi keilmuan”.
Di dalam kolam budidaya, udang makan dan membuang kotorannya pada tempat yang sama , sehingga kotoran harus dikeluarkan dari kolam itu secara periodik. Jikalau tidak, maka kotoran akan menjadi racun dan akhirnya membahayakan si udang.

Bisa dibayangkan problemnya, pertama bila dalam sehari jumlah makanan yang diberikan ke dalam kolam sekitar 1000 kg, maka limbahnya mendekati 300 kg, dan kedua bagaimana “rasanya bila hidup bersama kotoran”.

Dari serangkaian percobaan yang dilakukan, maka ditemukanlah yang namanya central drain atau toilet untuk udang yang berfungsi membuang kotoran secara mekanis kapan saja sesuai kebutuhan sehingga dasar kolam selalu bersih. Karenanya, untuk menunjang tujuan itu, maka konstruksi harus berbentuk bujursangkar atau selinder, dinding dan dasar kolam terbuat dari beton, fiber atau plastik serta ukuran kolam tidak besar agar kotoran dapat dikumpulkan dengan mudah. Kecepatan arus memutar menggunakan kincir air untuk mengumpulkan kotoran juga harus di hitung agar udang tidak terpengaruh.

Memerlukan Pemimpin Bereputasi

Pricewaterhouse Coopers (PwC) sebuah lembaga riset dunia, berdasarkan hasil kajiannya mengemukakan bahwa di tahun 2045 Indonesia dapat menjadi negara dengan kekuatan ekonomi di peringkat-5 dunia setelah China, Amerika Serikat, India dan Brasil dengan nilai Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar US$ 5,24 triliun dan di tahun 2050 meningkat posisinya menjadi peringkat-4 dengan nilai US$ 10,50 triliun.

Sementara itu di tahun 2018 PDB kita untuk pertama kalinya tembus di angka US$ 1 triliun dan menempatkan Indonesia diurutan 16 dunia. Kekayaan sumberdaya alam Indonesia yang dimiliki, bonus demografi, Negara kepulauan yang beriklim tropis adalah pembenaran dari kajian lembaga riset dunia tersebut.

Karena itu, negeri ini membutuhkan sejumlah pemimpin atau aktor pembangunan yang memiliki “reputasi; mampu menerobos batas; berkemampuan melihat apa yang ada di balik bukit kemudian mengelolanya secara berkelanjutan” untuk kesejahteraan yang sebesar- besarnya. Masyarakat harus diedukasi memilih pemimpin yang memiliki reputasi, sehingga diharapkan sang pemimpin yang terpilih juga akan melahirkan pemimpin-pemimpin bereputasi lebih banyak lagi. Semoga.

(Hasanuddin Atjo, Ketua Ispikani Sulteng)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan
Kajian Ritme dan Sebaran Aktivitas dari Evaluasi Sesi Pemula Mahjongways di Kasino Online
Standarisasi Operasional Kasino Online melalui Pemantauan Intensif Pergerakan RTP PGSoft Mingguan per User
Standarisasi Operasional Kasino Online lewat Kontrol Terukur terhadap Dinamika RTP Mingguan User
Bagaimana Strategi Adaptif Mahjongways Kasino Online Merespons Perkembangan AI di Industri
Modernisasi Algoritma Permainan Live RTP PGSOFT melalui Integrasi Teknologi AI
Analisis RTP PGSoft Berbasis Kalkulus Probabilis dalam Kerangka Konfigurasi Matematik Berakurasi Tinggi
Mahjong Ways 2 Kasino Online Tunjukkan Indikasi Stabilitas Ketika Pola Berulang Mulai Terbaca
Distribusi Data Nonlinear dalam Sistem Analitik Adaptif pada Gates of Olympus Super Scatter
Telaah Mendalam RTP dengan Kalkulus Probabilis dan Rancangan Konfigurasi Matematik Berpresisi Tinggi
Membaca Sosiometri Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Pengamatan Visual dan Stabilitas Sistem