PALU EKSPRES, PALU– Selain mengisi jadwal Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) reguler, di bulan Ramadan SMP Negeri 1 Palu turut melaksanakan rangkaian kegiatan bernuansa keagamaan. Salah satunya adalah Pesantren Kilat yang diisi dengan pembinaan keagamaan berupa penekanan hapalan Alquran oleh para siswa.
Guru Pendidikan Agama Islam SMPN 1 Palu, Emy Indra menyebutkan, kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari pada Senin-Rabu 13-15 Mei 2019. Selama tiga hari tersebut, para siswa diminta untuk menyetor hapalan 20 surah dari Juz ke-30 Alquran, ditambah hafalan bacaan salat.
Emy menyebutkan, hal ini berbeda dibanding kegiatan Pesantren Kilat yang dilakukan SMPN 1 pada Ramadan tahun lalu, yang lebih banyak diisi dengan kegiatan ceramah agama.
“Kegiatan dimulai dengan salat duha berjemaah, lalu lanjut kegiatan tadarus Alquran, dan setor hapalan kepada guru pembimbing. Untuk siswa non-Muslim juga melakukan kegiatan menyesuaikan dengan agamanya masing-masing,” jelas Emy, saat ditemui di SMPN 1 Palu, Selasa 14 Mei 2019.
Pada kegiatan ini SMPN 1 Palu melibatkan sekitar 18 orang guru pembimbing, yang ditempatkan di tiap kelas. Ditegaskan Emy, hapalan 20 surah tersebut menjadi kewajiban bagi siswa untuk mendapatkan nilai mata pelajaran Agama Islam pada semester genap tahun ajaran 2018-2019.
“Sebelum libur awal Ramadan lalu para siswa sudah diberikan daftar surah yang akan dihapal, untuk disetorkan pada tiga hari Pesantren Kilat ini. Kami menginginkan siswa kami menjadi generasi yang mencintai Alquran, juga ketika salat mereka jadi memiliki banyak referensi bacaan surah Alqurannya,” tuturnya.
(abr/palu ekspres)






