Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

PT CNE Libatkan Investor Bangun Ulang MTP

DIBONGKAR – Progres pembongkaran material sisa bangunan Mall Tatura Palu (MTP) yang ambruk karena gempa pada 28 September 2018 silam kini sudah menyentuh 90persen. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU – Progres pembongkaran material sisa bangunan Mall Tatura Palu (MTP) yang ambruk karena gempa pada 28 September 2018 silam kini sudah menyentuh 90 persen. Pembongkaran puing mall pertama di Sulteng ini diperkirakan rampung sepenuhnya pada akhir tahun 2019 nanti.

PT Citra Nuansa Elok (CNE) selaku management pengelola MTP telah merancang sejumlah strategi untuk pengembangan mall tersebut dimasa mendatang. Kini management tengah fokus menyelesaikan pembongkaran dan bersiap untuk mulai membangun kembali MTP dengan kontruksi yang lebih kokoh dan lebih luas dari sebelumnya.

MTP dengan tampilan baru nantinya disebut-sebut berdiri dengan kontruksi yang didesain tahap guncangan gempa dengan eksterior bangunan yang beridentik kearifan lokal.  Serangkaian kajian dan uji ketahanan dasar kontruksi baru gedung baru pun telah dilakukan.

Direktur PT CNE, Muhammad Sandiri menjelaskan, persiapan anggaran pembangunan gedung MTP akan menggunakan antara lain dana klaim asuransi bangunan, pinjaman Perbankan termasuk pelibatan investor.
Pelibatan investor dalam pembangunan MTP ia tegaskan tidak akan berkonsekuensi terhadap kepemilikan saham mayoritas Pemkot Palu.

“Tidak ada kaitannya dengan jual belli saham. Pemkot Palu tetap memiliki 98.8persen saham atas MTP,”sebutnya.

Menurut dia nilai klaim asuransi terhadap MTP sebesar Rp91milyar. Namun yang dibayarkan total secara bertahap nantinya hanya sekitar Rp87milyar. Sejauh ini pembayaran tahap pertama sudah dilakukan sebesar Rp41Milyar.

“Sesuai aturan main, 2,5persen nilai premi berkurang akibat resiko sendiri. Selain ada inventaris yang tidak rusak dan tidak dimasukkan sebagai nilai klaim,”terangnya.
Dia menegaskan tidak akan meminta penyertaan modal dari Pemkot Palu sebagai pemilik saham mayoritas MTP untuk membantu pembangunan gedung MTP.

“Itulah mungkin mengapa kami dipercaya untuk bertanggungjawab mengelola MTP ini. Salahsatunya karena kami akan berusaha tidak membebani APBD,”kata Sandiri, Sabtu 13 Juli 2019.

Sandiri menyatakan, biaya pembanguan gedung baru MTP diperkirakan berada pada pada angka Rp400 sampai dengan Rp500 milyar.
Karenanya sumber biaya nantinya perlu dilakukan pendekatan pendekatan selain penyertaan modal dari Pemkot Palu.

Dia menambahkan , meski kemudian Pemkot Palu sebagai pemegang saham mayoritas, namun bangunan MTP tidak tercatat sebagai aset milik Pemkot Palu. Statusnya asetnya tercatat sebagai aset yang dipisahkan.

“Status aset MTP itu dia tunduk pada undang-undang perseroan terbatas karena dia tidak penyertaan modal, melainkan berbentuk saham,”bebernya.
Informasi menyangkut status aset MTP, tutur Sandiri, yang akan perlu diluruskan agar masyarakat tidak keliru mengenai hal itu. Artinya, jika berstatus demikian, maka tidak perlu dilakukan penghapusan aset milik daerah ketika puing bangunan MTP dibongkar.

“Pemahaman Ini harus kita luruskan bersama,”demikian Sandiri. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital