PALU EKSPRES, SIGI– Tim Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkunjung ke Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sigi.
Kunjungan tersebut dalam rangka monitoring kegiatan Pemda Sigi terkait dengan 8 fokus aksi pencegahan oleh KPK. Yaitu, perencanaan dan penganggaran, perijinan, pengadaan barang dan jasa, peningkatan kapabilitas APIP, pembenahan ASN, pengelolaan aset daerah, dan optimalisasi pendapatan daerah.
Salah satu yang menjadi fokus dalam kunjungan ini adalah terkait dengan optimalisasi pendapatan daerah dan menajemen aset.
Tim KPK dalam kesempatan ini memberikan beberapa rekomendasi pencegahan, di antaranya terkait kelengkapan administrasi serah terima aset, pengelolaan aset dengan aplikasi BPKP, pengoptimalan PAD melalui pajak dan retribusi, serta peningkatan kualitas perizinan dan pengadaan barang dan jasa sebagai salah satu yang menurut KPK menjadi ladang potensi adanya KKN.
Setelah pertemuan dengan Bupati Sigi, Tim KPK akan mengadakan pertemuan dengan instansi teknis terkait. KPK berharap kegiatan ini akan memberikan dampak peningkatan yang baik dalam pencegahan sebagai upaya pengurangan KKN.
Sementara itu, Bupati Sigi Mohammad Irwan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan beberapa kondisi terkini di Kabupaten Sigi. Antara lain soal pengelolaan dana desa dan kondisi pascabencana.
Selain itu, Irwan juga menyampaikan soal proses perizinan, dimana saat ini Pemda Sigi dalam melakukan pembangunan masih terhambat dengan penetapan zonasi rawan bencana. Karena hingga saat ini, zonasi rawan bencana masih berupa peta zonasi secara umum.
Dalam kesempatan itu pula, Irwan juga meminta rekomendasi KPK terkait PDAM Donggala.
“Kami meminta rekomendasi KPK soal PDAM Donggala agar minimal hasil PAD PDAM Donggala dapat dilakukan bagi hasil, mengingat sumber air PDAM Donggala berasal dari Kabupaten Sigi,” kata Irwan, Sabtu, 31 Agustus 2019.
Menanggapi permintaan Bupati Sigi, Tim KPK memberikan masukan agar Pemda Sigi terlebih dahulu melakukan kajian aturan terkait pengelolaan air tersebut, sebelum mengambil langkah lebih jauh. (mg4/palu ekspres)






