Sabtu, 8 Agustus 2026

Enam PT se Asia Tenggara Komitmen Dorong Penguatan Kapasitas Alumni

PALU EKSPRES, PALU – Enam perguruan tinggi asal Asia Tenggara terus berkomitmen dalam peningkatan kapasitas para alumninya, agar dapat bersaing dengan baik di dunia kerja atau dunia usaha. Komitmen tersebut dibahas melalui forum Support of International Platform Merging Labour and Education (SIMPLE), yang digelar di Bangkok, Thailand, pada 26-28 Agustus 2019 lalu.

Keenam perguruan tinggi tersebut masing-masing Kasetsart University dan Prince of Songkla University dari Thailand, Royal University of Agriculture dan University of Battambang dari Kamboja, dan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Tadulako (Untad) dari Indonesia.

Pada pertemuan tersebut, Untad diwakili oleh Dr. Ayien Tjoa sebagai ketua delegasi, didampingi Wakil Rektor Untad bidang Pengembangan dan Kerja Sama, Prof. Dr. Amar, perwakilan Presidium IKA Untad Dr. Muhd. Nur Sangadji, serta anggota tim lainnya, yakni Nur Edy, Ph.D, Dr. Rostiati, Dr. Maemuna, Dr. Syahreni, Dr. Rahmi, dan Syamsiar, M.Si.
Akademisi Fakultas Pertanian Untad sekaligus perwakilan Presidium IKA Untad pada pertemuan tersebut, Dr. Nur Sangadji menjelaskan, kegiatan SIMPLE yang disuport oleh Erasmus Plus dari Uni Eropa tersebut, bertujuan untuk menjadi jembatan penghubung relasi antara akademisi dengan dunia profesional.

Relasi tersebut terbangun agar para alumni di tiap perguruan tinggi, dapat lebih cepat masuk ke dunia kerja. Melalui relasi tersebut, kata Nur Sangadji, perguruan tinggi yang bekerja sama dapat difasilitasi untuk mendorong kualitas kegiatan-kegiatan pendukung, yang memungkinkan alumninya memiliki kapasitas yang memadai agar lebih mudah diterima di dunia kerja atau membuka lapangan kerja sendiri.
“Ini kegiatan tahunan, dan kali ini tahun terakhir untuk mereka melakukan evaluasi akhir,” kata Nur Sangadji, saat dihubungi, Senin 2 September 2019.

Pada kegiatan tersebut, tutur Nur Sangadji, perwakilan Untad menyampaikan beberapa event yang telah dilaksanakan terkait dengan upaya menjembatani para alumni dengan dunia kerja. Di antaranya adalah kegiatan alumni yang mencoba membuka informasi dan peluang dunia usaha selama sehari. Kegiatan tersebut membuka kesempatan kepada para pelaku dunia usaha untuk melakukan wawancara atau rekrutmen alumni.

Selain itu ada pula kegiatan yang bersifat soft skill, seperti pendidikan bahasa, serta yang berkaitan dengan peningkatan pengetahuan di bidang masing-masing. Seperti pemahaman tentang pupuk organik dan hal-hal mengenai pertanian. “Dari pertemuan itu kita buat seperti alumni center. Di mana alumni-alumni kita memiliki relasi pertama dengan perguruan tingginya, kemudian perguruan tinggi tempat mereka belajar bisa menghubungkan mereka dengan dunia kerja. Di samping itu juga berperan membantu mereka dalam peningkatan kapasitas,” pungkasnya. (abr/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital