Jumat, 30 Oktober 2026

BPS Sentil Seandainya Sulteng Tanpa Ekspor Nikel dan Migas

BPS Sulteng

PALU EKSPRES, PALU– Neraca perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah kurun waktu Januari hingga Agustus 2019 selalu mengalami surplus perdagangan. Malah di Bulan Agustus 2019, surplus perdagangan Sulteng mencapai titik tertinggi dibandingkan dengan neraca perdagangan di 8 bulan sebelumnya.

Sebagaimana rilis BPS untuk periode September 2019, surplus perdagangan Sulteng pada Agustus 2019 mencapai US$ 313,58 Juta. Angka ini berdasarkan selisih nilai ekspor sebesar US$ 530,19 Juta dan nilai impor US$ 216,61 Juta.

Capaian surplus perdagangan Sulteng ini diapresiasi oleh Kepala BPS Sulteng, Faisal Anwar. Dihadapan sejumlah wartawan, Selasa (1/10), Faisal Anwar mengatakan, apresiasi patut diberikan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terhadap capaian kinerja neraca perdagangan Sulteng selama Bulan Agustus 2019, termasuk kumulatif neraca perdagangan periode Januari hingga Agustus 2019. Sebab, Pemprov Sulteng mampu menjaga konsitensi di level surplus perdagangan.

Namun ada pekerjaan rumah bagi Pemerintah Provinsi, terutama pada instansi terkait, yakni bagaimana menggenjot nilai ekspor di luar primadona ekspor Sulteng selama ini. Sebagaimana diketahui, primadona ekspor Sulteng adalah sektor pengolahan seperti nikel dan migas.
“Bagaimana seandainya Sulteng tanpa ekspor komoditi nikel dan migas,” ujarnya.

Menurutnya, kontribusi ekspor kelompok komoditas di luar tambang selama Agustus 2019 relatif kecil, masing-masing di bawah 4,00 persen dari total nilai ekspor 530,19 Juta US$.

Ekspor Sulawesi Tengah baik melalui Sulawesi Tengah maupun Provinsi lain, didominasi oleh dua kelompok komoditas utama, yaitu kelompok komoditas besi dan baja senilai US$ 423,22 juta atau 79,82 persen dari total ekspor dan bahan bakar mineral senilai US$ 67,42 juta atau 12,72 persen.

“Kontribusi ekspor kelompok pertanian hanya 1,13 persen dari total ekspor, ekspor nonmigas menyumbang 87,42 persen,” ujarnya.

Begitupula selama Januari-Agustus 2019, kelompok besi dan baja mendominasi pangsa ekspor senilai US$ 2.665,16 juta atau 71,88 persen dari total ekspor dan bahan bakar mineral senilai US$ 803,77 juta atau 21,68 persen.
“Kontribusi ekspor kelompok komoditas lainnya terhadap total ekspor masing-masing di bawah 4,00 persen,” ujarnya.

Faisal menambahkan, keseluruhan transaksi ekspor melalui Sulawesi Tengah senilai US$ 524,78 juta selama Agustus 2019, difasilitasi oleh Pelabuhan Kolonodale senilai US$ 430,75 juta dan Luwuk senilai US$ 87,16 juta.
“Pantaloan hanya senilai 6,87 Juta Dolar AS,” ujarnya.

Begitupula jika berbicara kumulatif ekspor Sulteng. Selama Januari hingga Agustus 2019, Pelabuhan Kolonodale mendominasi layanan ekspor senilai US$ 2.693,74 juta atau 72,66 persen dari total nilai ekspor, disusul Luwuk senilai US$ 930,65 juta atau 25,10 persen, dan Pantoloan senilai US$ 17,13 juta atau 0,46 persen. (fit/palu ekspres)


Perkembangan Neraca Perdagangan Sulteng
Januari-Agusatus 2019 (Juta US$)

Bulan Ekspor Impor Surplus
Januari 471,59 211,73 259,84
Februari 437,46 365,62 71,84
Maret 492,94 218,61 274,33
April 405,60 289,79 115,82
Mei 434,45 270,82 163,62
Juni 431,19 168,80 262,39
Juli 504,15 263,67 240,47
Agustus 530,19 216,61 313,58

Sumber BPS Sulteng



Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam