Sabtu, 16 Mei 2026

Pengusaha Udang Keluhkan Regulasi yang Membelit 

IMG-20191026-WA0036

MAKASSAR, PE – Shrimp Club Indonesia (SCI) Sulawesi Selatan mengaku kesulitan dalam mengembangkan produksi Udang di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan. Ini disebabkan regulasi pemerintah yang dianggap terlalu banyak dan tumpang tindih dari masing-masing instansi. 

Contoh regulasi yang membelit para pengusaha tambak itu, adanya aturan Kementerian PUPR, tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Lalu diterjemahkan melalui Perda PUPR  diperuntukan bagi bangunan beratap dan dimanfaatkan sebagai tempat tinggal atau kantor. Termasuk bak mandi atau tandon air. berdasarkan Permen itu 35 ribu per meter persegi. 

Inilah yg kemudian dipakai landasan untuk tambak atau kolam ikan. Bayangkan bila tambak dipersamakan dengan ini maka tambak 1 ha, pengusaha harus membayar Rp350 juta. Nilai itu bahkan lebih mahal dari harga tanah sendiri. 

Untung saja, kesimpulan dalam rapat koordinasi, tambak atau kolam tidak termasuk dalam permen tersebut.  

Tak hanya itu, tidak sinergisnya instansi satu dengan yang lain, menyebabkan pengusaha kebingungan menyikapi kebijakan pemerintah. Contoh, adanya aturan tentang lingkungan hidup yang berseberangan aturan mengembangkan tambak di kawasan pesisir pantai. 

Belum lagi, persoalan impor bahan baku yang mahal. Serta peralatan tambak yang juga masih harus impor. Hampir dipastikan pengusaha udang ini mengalami problem dari hulu hingga hilir dengan biaya operasional yang besar. 

Masalah ini disampaikan Ketua SCI Sulsel, Dr Hasanuddin Atjo kepada redaksi Harian Fajar di Graha Pena Makassar, Jumat 25 Oktober 2019. Atjo tak sendirian, Kepala Bappeda Sulteng ini juga didampingi sejumlah pengurus dan anggota SCI Sulsel. Di antaranya, mantan Sekjen SCI pusat, Andi Tamsil, pengusaha tambak Vincent PL, Uyung, Adriyadi dan Syahrun dari PT BOMAR. 

“Jadi ada persepsi yang keliru, tentang regulasi PUPR terhadap tambak udang kita,” tandas Atjo yang diterima Pemimpin Redaksi Harian Fajar, Arsyad Hakim. Tak hanya itu, persoalan regulasi ini bahkan bisa sampai masalah air tambak yang masuk dan keluar tambak, bisa dikenakan biaya pemerintah karena alasan regulasi itu.

Akibatnya pihak pengusaha dirugikan. Bahkan mereka yang baru bermain diusaha ini memilih menarik diri dari berinvestasi, karena menjadi biaya tinggi akibat regulasi yang membelit. 

Padahal, usaha tambak udang di Indonesia khususnya di Sulsel memiliki prospek yang sangat baik bagi pemasukan pendapatan asli daerah (PAD) bahkan devisa bagi Indonesia. 

“Kita memiliki semua potensi dari sumber daya alam dan sumber daya manusia untuk mengelola tambak Udang ini,” ujar Atjo. Potensi itu, air laut yang bersih, lahan yang luas dan sumber daya manusia yang banyak. Bila saja diberi keleluasaan mengembangkan, ini akan mengerakkan roda ekonomi Indonesia dari sektor budidaya perikanan. 

Di Sulsel sendiri petani tambak sudah sejak lama ada. Bahkan dinilai menyatu dengan kebudayaan masyarakat Sulsel yang menggeluti usaha pertanian dan budidaya udang. 

Untuk itu, mereka berharap gubernur Sulsel dan bupati mau memberi proteksi kepada pengusaha tambak udang agar mereka leluasa bergerak dan memproduksi udang dalam skala besar. 

Mereka meyakini usaha budidaya udang ini dapat membuka lapangan kerja yang besar bagi rakyat, dan bisa menambah PAD dan devisa negara. 

Selama ini, udang hasil produksi Sulsel mengisi 50 persen pasar udang di Indonesia yaitu sebesar 23 ribu ton. Dalam hitungan panen 5000 ton udang bisa menyerap 1000 orang tenaga kerja. Sedangkan limbah udang itu bisa berguna sebagai untuk pupuk rumput laut. 

Makanya SCI menilai usaha tambak udang ini potensi besar untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Itu sebabnya mereka meminta perhatian dari pemda dan pemerintah pusat. (aaa)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan