PALU EKSPRES, PALU– Gubernur Longki mempunyai komitmen tinggi untuk menyelesaikan bengkalai bangunan yang sejak periode pertama kepemimpinannya mangkrak. Tak terurus. Bangunan bangunan itu antara lain, gedung wanita di Jalan Mohamad Yamin dan kolam renang di kompleks STQ Jabal Nur – Jalan Soekarno Hatta. Dua bangunan itu memicu kontroversi adalah warisan di masa kepemimpinan Gubernur HB Paliudju.
Longki meminta jajarannya agar pembangunan fisik diselesaikan hingg menjelang akhir masa jabatannya.
Menurutnya pembangunan beberapa aset pemda yang macet seperti gedung wanita, kolam renang di lokasi eks STQ dan kantor dinas lainnya dapat selesai dengan mulus tanpa kendala tahun ini.
”Mudah-mudahan tidak ada lagi PR bagi pemimpin selanjutnya. Ini saya kebut supaya tidak meninggalkan beban bagi pengganti saya,” jelas Gubernur Longki.
Komitmen itu diungkapkannya pada peresmian Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulteng, Selasa 28 Januari 2020, di Jalan Kartini Palu.
Pegawai P2KB sempat beberapa kali pindah mulai dari rumah mantan kepala dinas Abubakar Nophan Saleh sebelum akhirya menempati eks kantor Dinas Cipta Karya. ”Alhamdulillah semua bisa dilewati dan selesai berkat kesungguhan kepala dinas dan staf yang mengawal pembangunan gedung ini,” tutur gubernur dalam sambutannya.
Turut hadir, Kadis P2KB Sulteng Rusdi Bachtiar Rioeh, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Elim Somba, Karo Humas dan Protokol Moh. Haris Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulteng Maria Ernawati, Wakil Ketua TP-PKK Sulteng Ny. Rusli Dg Palabbi dan pejabat pemda lainnya. (humas/palu ekspres)






