Jumat, 23 Oktober 2026
Opini  

Pilkada 2020, Perlu Figur Konseptor  dan Eksekutor

83257128_189512502245787_9061227207430504448_n

Oleh:  Hasanuddin Atjo

Pasangan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di Pilkada setentak tahun 2020 telah mengemuka pada sejumlah nama, dan mulai mengerucut pada nama-nama tertentu.

Peran Parpol dalam penetapan calon juga masih dominan memprioritaskan kader, meskipun survey menjadi salah satu alat ukur. Karenanya,  sejumlah bakal calon ramai-ramai bersosialisasi melalui pemasangan baliho di pusat keramaian dan media sosial maupun media lainnya. Sampai sampai beberapa ASN dipanggil Bawaslu atas laporan masyarakat untuk dimintai keterangan, karena dinilai melanggar netralitas.

Satu ketika saya diminta menjadi narasumber dalam dialog publik, diselenggarakan oleh sebuah media lokal. Tema dialog publik tersebut terkait arah dan kebijakan investasi di Sulawesi Tengah, menyikapi pindahnya Ibukota Negara ke Kalimantan Timur

Ada dua pertanyaan kritis yang terselip dari beberapa pertanyaan yang mengemuka : (1) Bagaimana kriteria pemimpin daerah yang mampu membawa perubahan; (2) Apakah dengan pendekatan survey dapat menjamin terpilihnya pemimpin seperti yang diharapkan.

Kening saya secara otomatis naik, menandakan bahwa ini pertanyaan yang cukup berat, karena agak keluar dari tema dialog, tetapi saya pandang masih ada relevansinya . Dan butuh jawaban yang pas agar tidak menimbulkan masalah.

Jawaban pertanyaan tersebut sengaja diletakkan di paling akhir agar tidak keluar dari tema dialog, dan juga teringat catatan dalam ujian tertulis pada waktu kuliah “ kerjakanlah soal yang paling mudah terlebih dahulu”.

Di saat mulai masuk menjawab dua pertanyaan tadi, saya perhatikan hampir semua audiens serius memperhatikan, karena ini terkait dengan suksesi yang lagi hangat dibicarakan di ruang-ruang publik dan media sosial maupun media lainnya. Mereka tentunya ingin mendengar bagaimana pandangan dari narasumber tunggal malam itu.

Saya berpandangan bahwa kita saat ini berada di era digital, era industri 4.0 dan era distrupsi. Semua bentuk perencanaan, pelayanan dan pembangunan sangat dipengaruhi oleh instrumen digital. Kita ingat bagaimana taksi online menggeser  taksi konvensional, transaksi non tunai menggeser transaksi tunai, cukup dengan aplikasi. Bahkan dengan teknologi digital bangunan hotel 30 tingkat dapat dirancang dan diselesaikan hanya kurang lebih sebulan.

Selain itu kita baru saja dilanda bencana dahsyat 28 September 2018 yang meluluh lantakan sejumlah infrastruktur dan sejumlah lapangan usaha. Ditambah lagi dengan angka kemiskinan, pengangguran dan ketimpangan yang masih tinggi.

Dibalik semua itu, daerah ini juga mendapat berkah dari yang maha kuasa antara lain atas kebijakan Presiden Joko Widodo memindahkan ibukota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Daerah ini paling tidak dapat berperan sebagai (1) Jembatan penghubung ibukota negara dengan kawasan timur melalui integrasi tol laut dan tol
darat (Tambu-Kadimbar); (2) Pentangga kebutuhan ibukota; dan (3) menjadi destinasi wisata bagi warga ibukota karena jaraknya sangat dekat.

Peluang dan tantangan di atas kesemuanya berpulang kepada kemampuan pemimpinya untuk mendesain dan mengeksekusi. Saya selanjutnya mengutip hasil survey media nasional Tempo terhadap pemimpin daerah tauladan di tahun 2017 dan menghasilkan sepuluh kepala daerah tauladan, terbaik. Kepala daerah tersebut  antara lain Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Bupati Bojonegoro Suyoto, Bupati Bantaeng Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, Bupati Batang Jawa Tengah Yoyok Riyo Sudibyo, dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Selain itu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Tapin Kalimantan Selatan Arifin Arpan, Bupati Malinau Kalimantan Utara Yansen Tipa Padan, Bupati Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta Hasto Wardoyo, dan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto.

Kesepuluh pemimpin daerah tauladan dan terbaik itu disimpulkan memiliki kemampuan sebagai Konseptor dan Eksekutor yang handal. Mereka sangat familiar dengan inovasi-teknologi berbasis digital. Memprioritaskan pengembangan SDM dan transformasi ekonomi maupun sosial. Sangat paham dengan membangun bisnis ekosistem dan menggunakan pendekatan Penta Heliks dalam merancang dan mengeksekusi.

Mengakhiri acara dialog, saya katakan untuk suksesi di Sulawesi Tengah tahun 2020, mohon maaf saya tidak memberikan kriteria. Silahkan bapak, ibu dan adik adik mahasiswa dialogkan dan diskusikan untuk bangun kriterianya. Kisi-kisi dan referensi untuk itu sudah ada tinggal kembangkan budaya literasi dan saya kira bisa.

Demikian yang dapat saya sampaikan, sekian terimakasih, Wabillahi Taufiq Walhidayah, Wasslamu Alaikum Wa. Wb. Hampir semua audiens memberikan aplous pertanda acara telah selesai. ***

 

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam