PALU EKSPRES, PALU– Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulteng secara intensif berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat, termasuk mendorong peningkatan SDM warga binaan melalui kegiatan Sekolah Lapang Perikanan Budidaya di Lapas Kelas III Perempuan di Desa Maku, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Selain kegiatan Sekolah Lapang Perikanan Budidaya, DKP Sulteng juga menyerahkan paket bantuan sarana dan prasarana budidaya ikan air tawar yang dihadiri Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah, Dr. Suprapto, Bc.IP, SH,MH, Kepala Lapas Perempuan Kelas III Sigi Lyza Zastavary, Bc, IP.
“Terima kasih kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah Moh. Arief Latjuba atas paket bantuan yang diberikan kepada Lapas Perempuan,” kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah, Dr. Suprapto, Bc.IP, SH, MH saat menerima paket bantuan tersebut, Jumat (6/3/2020).
Dr. Suprapto dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Kemenkum HAM khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memiliki target meningkatan kapasitas SDM warga binaan yang berjumlah 33.060 orang agar memiliki sertifikasi keahlian. Sehingga, jika mereka selesai melaksanakan kewajiban hukumnnya memiliki kompentensi dan dapat membuka peluang kerja dan usaha nantinya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Prov Sulawesi Tengah, Moh Arief Latjuba, SE, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemberian paket bantuan budidaya ikan air tawar ini untuk memacu jiwa wirausaha para warga binaan.
Ia menjelaskan bahwa peluang usaha budidaya ikan air tawar sangat menjanjikan. “Sebagai informasi kebutuhan ikan air tawar seperti ikan Nila, Lele, dan ikan Mas di Kota Palu diperkirakan sebesar 5 Ton ikan setiap hari,” kata Arif.
DKP Sulteng katanya, sebelumnya juga telah memberikan pelatihan pengolahan ikan berupa pelatihan pembuatan bakso ikan dan Ikan bandeng bebas duri (BABERI). Makanya, ia berharap para warga binaan dapat menyerap berbagai keterampilan yang diberikan tersebut sebagai bekal jika nantinya sudah menjalani proses hukum.
Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas III Sigi, Lyza Zastavary, Bc, IP menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan atas paket bantuan yang diberikan. Paket bantuan tersebut berupa kolam, bibit ikan Nila dan Lele, pakan dan pelatihan sekolah lapang yang dikuti 125 warga binaan Lapas Perempuan.
Ia mengatakan, dengan adanya bantuan ini, warga binaannya akan memiliki aktivitas tambahan yang dapat meningkatkan nilai tambah bagi keluarga bila telah selesai masa hukumannya.
Pada kesempatan tersebut ia juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah, yakni Budyanto Somba, S,Kel.MP selaku Kasie Pengembangan Budidaya Perikanan dan Nuzlan, S.Pi selaku Kasie Pengelolaan Budidaya Air Tawar yang telah banyak mensupport sehingga paket bantuan ini dapat terealisasi dengan baik.
Selanjutnnya dilakukan pemotongan pita secara simbolis di lokasi area pembudidayaan ikan di Lapas Perempuan, sekaligus penebaran bibit ikan air tawar oleh para tamu undangan dan pejabat Kemenkumham Sulteng, serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulteng. (fit/palu ekspres)








