Jumat, 15 Mei 2026
Palu  

Sosialisasi 4 Pilar, Muhidin Ingatkan Ancaman Disintegrasi Bangsa

PALU EKSPRES, PALU– Sosialisasi empat konsensus bernegara yang digelar oleh anggota MPR RI asal daerah pemilihan Provinsi Sulawesi Tengah, Muhidin M Said berlangsung dinamis. Panggung sosialisasi tersebut dimanfaatkan Muhidin untuk mengingatkan warga soal disintegrasi bangsa yang mengintai bangsa yang majemuk ini. Di depan seratusan lebih peserta sosialisasi yang diikuti OKP, mahasiswa, pelajar dan masyarakat ini, anggota DPR 4 periode ini mengatakan, keberagaman suku, agama dan kepercayaan yang dimiliki bangsa Indonesia, harus menjadi komponen perekat bangsa.

Apalagi, sejarah berdirinya Indonesia, berasal dari negara negara yang sudah ada sebelum NKRI lahir. Kemudian, mereka mengikrarkan dirinya untuk bersatu padu, dan meleburkan diri menjadi bangsa Indonesia. Keberagaman layar belakang suku dan agama ini, menurut dia harus disinergikan untuk membuat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar dan kuat. Karenanya, untuk mengeliminir potensi perpecahan di Indonesia, Muhidin mengajak generasi muda untuk memahami dan menjiwai empat pilar bangsa serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ini penting kata dia, karena generasi muda akan selalu menghadapi perubahan yang sangat cepat, bukan hanya teknologi dan informasi. Tetapi juga perubahan menyangkut budaya dan nilai-nilai.

DINAMIS – Suasana tanya jawab soal empat pilar berlangsung dinamis. Belasan penanya menanyakan soal-soal kebangsaan mulai dari ancaman disintegrasi hingga UU Cipta Lapangan Kerja . Foto: yardin/PE

Perubahan nilai nilai budaya dengan hadirnya telepon pintar (smartphone) harus dimanfaatkan untuk hal-hal yang memberi nilai tambah pada kehidupan. Misalnya untuk mengakses informasi terkini yang terjadi seluruh belahan dunia. ”Anda dapat mengetahui update informasi virus korona dari smartphone. Dari sana kita bisa memahami apa yang dilakukan untuk menangkal virus itu. Bukan mengakses informasi yang mendangkalkan semangat kebangsaan kita,” imbau Muhidin.

Muhidin juga membagikan buku yang diterbikan Sekretariat Jenderal MPR RI tentang empat pilar berbangsa. Ia meminta buku ini dibaca dan diterapkan. Karena di dalam buku ini berisi beragam pengetahuan tentang bagaimana merawat dan menjaga bangsa ini kedepan.

RAKYAT DIMINTA BERPERAN

Muhidin mengatakan, amandemen UUD 1945 telah mengubah hal-hal fundamental dalam bangsa ini. Mulai dari pemilihan langsung Presiden Wakil Presiden dan pemilihan wakil rakyat secara langsung serta kewenangan otonomi yang lebih luas atau desentralisasi. Amandemen UUD 45 ini ungkap dia, memberikan ruang yang lebih besar bagi rakyat untuk berperan dalam proses pembangunan. Misalnya, warga berhak mengusulkan perbaikan infrastruktur di daerahnya untuk diperjuangkan wakil wakilnya di parlemen. ”Jika ibu ada keluhan infrastruktur yang rusak, laporkan kesaya, untuk diperjuangkan,” katanya pada seorang penanya di Restoran Tanaris – Palu.

Pada sesi tanya jawab, mantan Ketua Kadin Sulteng ini, mendapat berbagai pertanyaan mulai dari keinginan untuk menghidupkan kembali pendidikan penghayatan dan pengamalan pancasila (P4) hingga omnibus law yang sekarang sedang dibahas di DPR RI. Menurut dia, untuk saat ini P4 memang sudah tidak ada – sekalipun banyak aspirasi dari seluruh tanah air yang meminta untuk menghidupkan kembali P4 tersebut. Sebagai gantinya, tanggungjawab untuk membumikan Pancasila diserahkan kepada anggota MPR RI. Negara kata dia memfasilitasi anggota MPR untuk menyampaikan empat konsensus berbangsa itu kepada seluruh konstituennya di seluruh tanah air. Soal omnibus law, Muhidin menjelaskan, ini adalah penyederhanaan UU menjadi satu aturan bernama Omnibus Law. UU ini kata dia dimaksudkan untuk menciptakan lapangan pekerjaan melalui regulasi yang ramah investasi.

Harus diakui kata dia, puluhan undang undang dengan ribuan aturan turunannya, telah membuat iklim investasi tidak tumbuh secepat yang diinginkan. Ada 270 jutaan warga Indonesia yang harus dihidupi. Dan itu membutuhkan investasi yang besar. ”Karena itu Omnibus Law ini menjadi penting sebagai instrumen mencapai tujuan bernegara yakni mensejahterakan rakyat,” pungkasnya. (kia/palu ekspres)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan