Rabu, 28 Oktober 2026

OJK: Industri Perbankan Jangan Gunakan Debt Colector di Tengah Pandemi Covid-19

Gamal Abdul kahar. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU– Industri perbankan diimbau tidak menggunakan debt collector dalam menagih nasbah, terutama pada Perusahaan Pembiayaan Multifinance dalam menindaklanjuti nasbah yang tertunggak angsurannya.
“Leasing dan bank dimintai agar tidak menggunakan debt collector dalam penarikan jaminan atau kendaraan,” kata Ketua Perwakilan OJK Sulteng Gamal Abdul Kahar pada Sosialisasi dan Desiminasi Perkembangan Industri Jasa Keuangan dalam Kondisi Covid-19, Selasa (19/5/2020).
Gamal pada kegiatan yang dilakukan bekerjasama dengan PWI Sulteng ini melalui aplikasi zoom digital, menegaskan jika masyarakat mengetahui ada industry perbankan dan perusahaan pembiayaan Multifinance menggunakan jasa debt collector dalam menagih nasabahnya, diminta untuk segera melaporkan ke pihak OJK.

Peserta Sosialisasi dan Desiminasi Perkembangan Industri Jasa Keuangan dalam Kondisi Covid-19 melalui aplikasi zoom digital. Foto: Istimewa


Menurut Gamal, masyarakat tak perlu ragu untuk melaporkan hal itu ke OJK karena pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian.
Gamal pada kegiatan yang diikuti puluhan jurnalis Kota Palu itu melalui aplikasi zoom digital itu juga menyinggung mengenai keluhan debitur mengenai kebijakan restrukturisasi kredit perbankan di masa pandemic Covid-19 ini.
Gamal mengatakan ada salah kaprah dari para debitur mengenai restrukturisasi kredit bagi nasabah terdampak Covid-19. Nasabah yang diberikan restrukturisasi kredit dari pihak perbankan adalah mereka yang terdata lancar membayar angsurannya sebelum wabah pandemic Covid-19 ini.
“Kita juga tidak ingin ada orang yang memanfaatkan situasi ini alias aji mumpung,” kata Gamal.
Debitur yang sumber pendapatannya usahanya tidak terdampak COVID 19 dan masih memiliki kemampuan bayar menurut Gamal, agar tetap mematuhi perjanjian yang telah disepakati sebelumnya untuk menghindari pengenaan denda keterlambatan dan catatan negatif pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK/dh BI Checking).
Gamal juga menyarankan agar debitur menghubungi masing masing Bank dan Perusahaan Pembiayaan Multifinance melalui sarana teknologi komunikasi untuk menyampaikan permohonan restrukturisasi keringanan. Sehingga, bank dan perusahaan pembiayaan Multifinance akan melakukan asesmen /survey terlebih dahulu terhadap kondisi debitur untuk memperoleh konfirmasi dan verifikasi terkait kelayakan debitur diberikan kebijakan restrukturisasi keringanan.
Olehnya, Gamal meluruskan opini masyarakat yang selama ini berkembang bahwa pihak industri perbankan tidak menindaklanjuti instruksi Presiden mengenai strukturisasi kredit nasabah perbankan di masa pandemic Covid-19 ini. “Di sini peran media untuk menyampaikan kepada masyarakat terkait apa saja yang telah dilakukan oleh pihak perbankan di tengah masa pandemic Covid-19 ini,” ujarnya. (fit/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam