Oleh Abdul Haris Karim (Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Sulteng)
Salah satu tantangan mendasar yang dihadapi dalam pengadaan barang/jasa pada OPD bersumber dari kompetensi teknis dan integritas dalam merencanakan pengadaan barang/jasa. Hal yang prinsip dalam merencanakan pengadaan barang/jasa adalah, efisien, efektif, ekonomis dan sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Lemahnya proses penyusunan perencanaan pengadaan barang/jasa berdampak pada harga barang/jasa yang dibelanjakan tidak sesuai dengan kualitas yang diharapkan, keterlambatan waktu penyelesaian kontrak, realisasi penyerapan anggaran lambat serta barang/jasa yang diterima tidak sesuai dengan kebutuhan.

Beranjak dari hal tersebut di atas maka lahir gagasan proyek perubahan yaitu Klinik Konseling Pengadaan Barang/jasa dengan akronimnya “ KLING BARJAS” sebagai wadah konseling bagi Sumber daya manusia OPD dalam menyusun dokumen pengadaan barang/jasa sesuai prinsip-prinsip pengadaan barang/jasa dengan metode jemput bola. Pada jangka pendek ini telah dibentuk Klinik Barang/jasa di 6 (enam) OPD yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Perkebubanan dan Peternakan, Dinas Kelautan dan Perikanan serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Launcing Klinik Konseling Pengadaan Barang Jasa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulteng
Dengan adanya klinik konseling Pengadaan Barang/jasa dengan prinsip jemput bola sangat didukung oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah dan Sekretaris Daerah selaku mentor dalam proyek perubahan ini dan antusias kepala OPD ikut mendukung dan berpartisipasi menyiapkan saran dan prasarananya. Sehingga diharapkan akan berhasil meningkatkan keterampilan serta pemahaman para Pengguna Anggaran, Kuasa Penguna Anggaran, Pejabat pembuat Komitmen dan pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan di OPD lingkup Perovinsi Sulawesi Tengah dalam menyusun dokumen pengadaan barang/jasa. Sehingga barang/ jasa yang dihasilkan memiliki nilai efisien efektif, ekonomis yang pada gilirannya akan mensejahterakan masyarakat Sulawesi Tengah pada khususnya. ***






