PALU EKSPRES, PALU- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) hingga saat ini belum mengeluarkan rekomendasi dukungan partai kepada kandidat bakal calon (Balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu tahun 2020.
Saat ini proses seleksi kandidat Balon masih berproses ditingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sulawesi Tengah.
Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Palu, Joppy A Kekung menjelaskan, DPD PDIP nantinya akan mengajukan nama nama ke DPP untuk seleksi akhir sekaligus menentukan kandidat yang akan mendapat rekomendasi dukungan.
“Ditingkat DPP nama nama yang diajukan akan melewati lagi sejumlah seleksi untuk menjadi bahan pertimbangan,”jelas Joppy, Rabu 10 Juni 2020.
Mengenai rekomendasi dukungan, Joppy menerangkan bahwa rekomendasi itu nantinya terbit untuk sekaligus menjadi syarat pendaftaran kandidat bakal calon ke KPU. Karena ini menjadi syarat utama.
“Rekomendasi itu dilampirkan saat mendaftar dalam formulir B1 KWK,”ujarnya.
Menurutnya DPD PDIP Sulteng sedianya segera mengajukan nama-nama Balon tersebut ke DPP untuk proses seleksi selanjutnya. Namun karena situasi belum kondusif dengan adanya wabah Covid 10, maka proses ini untuk sementara ditunda.
Dengan proses yang masih berjalan ini, Joppy kembali menegaskan bahwa dukungan PDIP hingga saat ini belum dikatuhkan kepada kandidat Balon siapapun yang telah mendaftar.
Kendati begitu Joppy mengungkap bahwa proses seleksi sudah mengerucut pada 2 nama kandidat Balon. Yaitu Hidayat dan Hadianto Rasid. Dua nama ini mengerucut dalam seleksi tingkat DPD PDIP Sulteng. Selanjutnya dua nama inilah nantinya yang akan diajukan ke DPP PDIP.
“Pelamar di PDIP itu 17 orang. Dalam perjalanannya terjaring 3 nama. Yaitu Imelda, Hidayat dan Hadianto. Namun kini sudah mengerucut ke Hidayat dan Hadianto,”ungkapnya.
Joppy kemudian memperkirakan rekomedasi dukungan PDIP dari tingkat DPP PDIP terbit paling cepat akhir Juli dan paling lambat awal Agustus 2020. Karena tahap pendaftaran Balon ke KPU dijadwalkan pada Agustus 2020.
“Memang agak lambat. Karena tahapan Pilkada serentak secara nasional juga ditunda. Maka rekomendasi PDIP ini kemungkunan akhir Juli atau awal Agustus karena mengikuti tahap pendaftaran,”pungkasnya. (mdi/palu ekspres)






