Sabtu, 16 Mei 2026
Palu  

Dikawal Polisi, TNI dan Pol PP, Lahan yang Diklaim Warga Ambyar

SIAP EKSEKUSI - Aparat Polisi, TNI dan Pol PP menuju kebun warga siap melakukan eksekusi, Jumat 10 Juli 2020. Foto: Yardin/PE

PALU EKSPRES, PALU – Di bawah pengawalan aparat dari tiga satuan berbeda, Tentara, Polisi dan Polisi Pamong Praja, eksekusi lahan untuk pembangunan huntap III, di Talise Valangguni berjalan sukses. Eksekusi berjalan tanpa perlawanan. Hanya terdengar suara salawat meriung lamat-lamat di sore menjelang magrib itu. Namun alunan salawat kalah oleh pekak suara alat berat dan pengeras suara dari komandan polisi yang memberi aba-aba pada pasukan. Setelah melalui rentetan negosiasi yang panjang akhirnya mentok.

Hingga akhirnya, waktu eksekusi tiba.

*

TANPA AMPUN – Polisi menjaga alat berat yang mengeksekusi lahan. Foto: Yardin/PE

Siang menuju sore, aparat keamanan sudah berbaris rapi. Posisi berhadapan dengan warga. Dan hanya diantarai oleh jalan aspal dengan jarak sekira 50 meter. Posisi warga sedikit di ketinggian menyaksikan dengan jelas bagaimana alat refresentasi negara itu, dalam beberapa menit kedepan bakal mengeksekusi tanah-tanah yang mereka sudah garap turun temurun.

Petang Pukul 05.19 PM, pasukan pertama yang meringsek adalah tentara. Di susul Polisi dengan bersenjata perisai transparan. Di belakangnya, korps Polisi Pamong Praja bersenjata pentungan. Terakhir adalah tiga unit alat berat. Sempat terjadi insiden kecil, saat giliran alat berat menuju medan ekseksusi sempat tertahan beberapa saat. Penyebabnya, Landri Yotolembah, warga Talise yang ikut dalam perjuangan mempertahankan tanah mereka, duduk diam di jalan yang akan dilalui alat berat.

Ia kemudian didekati beberapa koleganya. Dibujuk namun belum mempan. Berikutnya, pengeras suara mengeluarkan peringatan. ”Saya minta tidak ada tindakan yang dilakukan yang bisa merugikan diri sendiri,” ucap suara bernada tekanan. Landry masih dengan tetap dengan aksinya. Sesaat seseorang merapat. Lalu Landry yang diapit tiga orang akhirnya bergeser.

Sesaat melajulah tiga unit alat berat. Menyeruduk pagar hidup. Polisi dan Pol PP tampak wara-wiri menjaga alat berat membabat apa saja yang di hadapannya. Sedangkan Polwan tampak duduk duduk menikmati udara sore sambil sesekali kecrek kecrek dengan latar belakang pemandangan Teluk Palu yang aduhai. Beberapa di antaranya tampak akrab berbincang dengan warga khususnya ibu ibu. Sementara polisi bertameng, tampak bergerombol di bawah jaringan Sutet.

Selain alat berat yang tampak garang menyeruduk apa saja yang di hadapannya, suasana eksekusi sore itu berjalan adem. Warga tetap bdiam. Beberapa di antaranya, hanya bergumam menyaksikan pagar penanda batas diseruduk tak karuan. Sementara Landry Yotolembah memilih tak menyaksikan eksekusi lahan itu. Ia berada di seberang jalan. Duduk bersila di atas urukan tanah merah. Sambil memainkan smartphone miliknya. Tokoh masyarakat Talise lainnya, Bey Arifin berdiri dengan sekondannya tak jauh dari kerumunan aparat.

Menjelang magrib penggusuran pagar masih terus berlanjut. Bahkan hingga pukul 06.20 PM, suara tiga unit alat berat masih meraung menuntaskan tugasnya yang tak lagi seberapa. Sedangkan dari kejauhan tampak para petinggi, Kapolres Palu Muhamad Soleh, Dandim dan Kepala Balai Permukiman Wilayah Sulawesi Tengah III, Ferdinan Kana Lo, bersiap pulang setelah menuntaskan eksekusi yang berlangsung lancar.

Kelak di atas lahan seluas 46 hektar itu, akan berdiri 800 unit hunian tetap. Mereka adalah korban gempa bumi, liquefaksi dan tsunami pada 18 September 2018 silam. Di antara, atau beberapa warga yang kini ada dalam barisan pengklaim lahan ini dan menjadi korban tsunami di Pantai Teluk Palu, kemungkinan akan menjadi penghuni hunian tetap yang bakal dibangun pertengahan Agustus nanti. Setidaknya begitulah data yang dikumpulkan malam tadi warung malam Hutan Kota Kaombona – Palu Timur. (kia/palu ekspres)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan