Senin, 6 April 2026
Palu  

Pulihkan Sektor KUMKM, 18 Ribu Usaha Mikro di Sulteng Terima Stimulan

HARAPAN DI TENGAN PANDEMI - UMKM menjadi fokus pemerintah untuk dipulihkan lewat program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam masa adaptasi kehidupan normal baru. Foto: Humas Pemprov

PALU EKSPRES, PALU – Sektor Koperasi dan UMKM (KUMKM) kini menjadi fokus pemerintah untuk dipulihkan lewat program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam masa adaptasi kehidupan normal baru.
Presiden Joko Widodo telah mencanangkan program Bantuan Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM) berupa penyaluran dana hibah sebesar 2,4 Juta Rupiah kepada 12 juta pelaku mikro, penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Di Sulteng sendiri, lebih dari 18 ribu yang telah diusulkan pemda kabupaten/kota sebagai penerima dana stimulan itu.

“Di samping pemerintah pusat, pemerintah daerah melalui PAPBD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2020 ini merencanakan penganggaran untuk membantu koperasi dan UMKM sebesar 500 juta Rupiah untuk sekitar 350 koperasi/UMKM dalam bentuk natura/barang,” jelas Gubernur Longki Djanggola pada puncak Hari Koperasi ke-73 dan Hari UMKM ke-5 tingkat Provinsi Sulteng, Selasa 23 Agustus 2020.

Peringatan yang bertempat di Kantor Dinas KUMKM Sulteng tersebut sekaligus dirangkai peresmian gerai PLUT-UMKM dan aplikasi digital (website) pemasaran produk UMKM, hasil kerjasama dinas KUMKM dan Wahana Visi Indonesia. Hadir, Kadis KUMKM Sulteng Eda Nur Ely, SKaro Ekonomi dan Pembangunan Rudi Dewanto,K epala BPKP Sulteng, Bulog, Dekopinwil, perbankan, pelaku koperasi dan UMKM serta unsur terkait. Lewat PLUT diharapkan dapat mewadahi insan koperasi dan UMKM sehingga kedua lembaga tersebut dapat terus berkembang pesat.

Terutama membantu pelaku KUMKM keluar dari krisis yang disebabkan oleh merebaknya wabah Covid-19 sejak Maret 2020. Gubernur lalu menyerahkan bantuan pemda kepada koperasi dan UMKM, dan setelahnya menyaksikan penandatanganan MoU KPRI Beringin dengan Bulog, melepas ASN purnabakti dinas koperasi serta meresmikan Yakumart Sulteng. (**/palu ekspres)