Minggu, 9 Agustus 2026

Pertamina Buka Enam Pertashop untuk Masyarakat Desa

PERTASHOP - Sales Area Manager Retail Karawang Teuku Desky Arifin melakukan pengisian BBM di Pertashop, Kab. Subang, Jawa Barat, Rabu (16/5). Pertamina perluas akses ke energi ke masyarakat desa dengan menambah 6 titik Pertashop di wilayah Bekasi dan Purwasuka. Foto Pertamina

PALU EKSPRES, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III memperluas akses ketersediaan bahan bakar dengan menambah enam Pertashop untuk masyarakat desa di wilayah Kabupaten Bekasi dan Purwasuka (Purwakarta, Subang, dan Karawang) yang hingga saat ini menjadi 11 titik Pertashop.

Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III, Eko Kristiawan menyatakan bahwa Pertashop dibuka demi mendukung program Pertamina One Village One Outlet (OVOO) dalam rangka memastikan pelayanan dapat menjangkau wilayah perdesaan. “Melalui Pertashop, Pertamina akan terus membangun kerja sama untuk melayani masyarakat hingga ke perdesaan, dengan memperluas penyediaan atau availability energy untuk masyarakat yang berada jauh dari SPBU,” ungkap Eko Kristiawan di Jakarta, Kamis.

Dalam hal itu, Pertashop hadir sebagai lembaga penyalur resmi berskala kecil untuk melayani kebutuhan konsumen akan produk BBM, LPG, dan pelumas Pertamina. Di Pertashop, masyarakat akan mendapatkan BBM dengan harga, kualitas, dan takaran yang sama seperti di SPBU. “Untuk enam Pertashop baru ini berkapasitas penyaluran 400 liter liter per hari, dengan produk bahan bakar berkualitas Pertamax yang disalurkan langsung dengan mobil tangki dari Fuel Terminal Cikampek. Dengan harga dan kualitas yang sama seperti di SPBU, diharapkan masyarakat pedesaan semakin merasakan kehadiran Pertamina,” kata Eko.

Eko juga mengatakan, kehadiran Pertashop diharapkan agar semua masyarakat Indonesia bisa tetap menikmati produk-produk dari Pertamina baik dari BBM, pelumas hingga LPG. “Hadirnya Pertashop ini harapan kami, masyarakat dapat tetap menikmati produk-produk dari Pertamina baik berupa BBM, pelumas, atau LPG. ini sudah beroperasi di 38 titik di jawa bagian barat di tiga provinsi, mudah mudahan ke depan juga bisa langsung bertambah,” ungkap dia.

Selain itu, dia juga melanjutkan bahwa kehadiran Pertamini yang banyak tersebar di desa-desa harus dipertimbangkan kualitas, harga dan takaran yang dikeluarkan oleh penjual. Kehadiran Pertashop juga bukan untuk menyaingi kehadiran Pertamini yang mengambil untung dari Pertamina dalam mengecerkan bahan bakar untuk para pengendara yang melintas. “Mereka mengambil peluang dari Pertamina dengan cara menjual kembali ke masyarakat. Mereka berharap masyarakat akan membeli bensin dari mereka. Pertamini juga perlu diperhatikan, mereka belum bisa menjamin takaran bensinnya.,” kata dia.

“Nah sejalan dengan ini, hadirnya Pertashop bukan untuk bersaing dengan pertamini itu. Kami hanya ingin mendekatkan dengan masyarakat yang ada di pelosok karena tidak semua daerah tersedia SPBU,” tambah dia. Sekretaris Kecamatan Muara Gembong, H Engkar yang turut hadir meresmikan Pertashop bersama Pertamina mengatakan, “Kami bersyukur atas kehadiran Pertashop perdana di Muara Gembong. Semoga dapat membuat masyarakat lebih mudah mendapatkan BBM yang berkualitas dengan harga dan standar yang sesuai dengan SPBU Pertamina. (Chairul Rohman)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital