Rabu, 28 Oktober 2026
Daerah  

Bawaslu Parimo Rekrut 1.804 Pengawas TPS

Ketua Bawaslu Parimo, Muchlis Aswad. Foto : ASWADIN/PE

PALU EKSPRES, PARIMO– Jelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) tahun 2020, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) melakukan berbagai persiapan. Di antaranya, melakukan rekrutmen Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

Ketua Bawaslu Parimo Muchlis Aswad mengatakan dalam pelaksanaan Pilgub Sulteng ini, Bawaslu Parimo merekrut 1.804 PTPS yang akan bertugas di 902 TPS yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

“Jadi, dasar hukumnya ini diterapkan dalam undang-undang nomor 10 tentang pelaksanaan dan penyelenggaraan Pilkada. Kemudian diperkuat lagi dengan teknisnya yang tertuang dalam surat edaran Ketua Bawaslu RI nomor 0329,” kata Ketua Bawaslu Parimo, Muchlis Aswad di kantornya, Selasa (20/10/2020).

Menurut Muchlis, jumlah PTPS yang direkrut oleh pihaknya sebanyak 1.804 orang.” Jumlah yang rekrut ini dua kali masa kebutuhan. Karena, di Parimo ada 902 jumlah TPS, ditambah dengan TPS yang ada di Lapas kelas III Parigi,” jelasnya.

Sehingga, dengan adanya surat edaran tersebut kata Muchlis, pihaknya diwajibkan untuk melakukan perekrutan PTPS. Adapun masa kerja PTPS ini selama 23 hari sebelum dan 7 hari sesudah hari pemungutan suara.

“Jadi, 23 hari sebelum hari H, mereka sudah dilantik ditambah 7 hari setelah pemungutan suara. Sehingga, masa kerjanya selama 30 hari,” jelasnya.

Ia mengakui tahapan perekrutan PTPS diperpanjang kecuali di 2 kecamatan. Pertama, di Kecamatan Ampibabo, kemudian Kecamatan Bolano.

“Kenapa harus diperpanjang karena kebutuhan yang sesuai dengan yang dipersyaratkan itu belum terpenuhi,” tambahnya.

Dijelaskannya, ada 3 hal yang membuat tahapan ini harus diperpanjang. Pertama, adalah syarat umur. “Pengawas yang direkrut itu harus berusia 25 tahun,” ujarnya.

Perekrutan PTPS yang dipersyaratkan kali ini menurutnya, persyaratannya yang paling berat dibanding dengan KPPS yang hanya mempersyaratkan anggota yang direkrut minimal berusia 17 tahun.

Lanjut dia mengatakan, persyaratan yang kedua, pengawas yang direkrut harus memiliki ijazah SMA atau sederajat.” Dipersyaratkan harus ijazah SMA. Jadi, boleh ijazah aliyah atau ijazah paket C pun tidak masalah yang penting legalitasnya diakui oleh undang-undang,” sebut Muchlis.

Ia menambahkan, pengawas TPS juga diupayakan harus berdomisili di desa itu. Namun, di surat edaran itu menurutnya, ada penjelasan jika sampai pada waktu yang telah ditentukan kuota pendaftaran belum cukup, maka dimungkinkan untuk menggunakan sistem talent hunting.

“Sistem talent hunting itu adalah mengambil petugas dari desa lain. Misalnya, petugas di desa A tidak cukup, desa B cukup maka, kita bisa ambil dari desa B untuk ditempatkan di desa A,” jelasnya.

Menurutnya, pengawas TPS yang direkrut tersebut dipastikan tidak tergabung dalam kepengurusan partai politik ataupun sebagai tim pemenangan salah satu Paslon.

“Dan itu, harga mati bagi penyelenggara tidak bisa sama sekali berafiliasi dengan Parpol atau sebagai tim pemenangan Paslon,” tegasnya. (asw/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam