Jumat, 15 Mei 2026
Opini  

Keluar dari Perangkap “Pagolo Lemo” untuk Kemajuan

Dr. Hasanuddin Atjo. Foto: istimewa

Oleh Hasanuddin Atjo

GA 622 rute Jakarta-Palu pada Kamis subuh 29 Oktober 2020, take off tepat pukul 04.00 WIB. Seat dalam pesawat hanya terisi sekitar 50-an penumpang. Dikarenakan istirahat (tidur saya) sudah cukup, tidak ada rasa kantuk sehingga pikiran terasa segar, maka artikel terkait dengan permainan sepak bola saya lanjutkan.
Sepak bola merupakan permainan yang sudah sangat lama, berusia abad dan disenangi oleh hampir semua masyarakat dunia, terutama oleh kaum laki-laki. Bahkan tidak sedikit kaum hawa menggandrungi permainan yang telah mendunia ini.
Kadar kesenangannya mulai dari sekedar menyaksikan permainan itu sampai menjadikan permainan ini sebagai profesi atau pekerjaan utama mendukung kehidupan dan keluarganya. Bahkan, di sejumlah negara telah menjadi bisnis besar dengan lahirnya sejumlah klub bola yang dikelola secara profesional.
Dahulu, sebelum ada bola terbuat dari balon karet dan dibungkus oleh kulit sapi atau kerbau, kemudian diisi angin hingga tekanan tertentu, maka bola kaki saat itu berasal dari kumpulan kertas atau kulit jeruk dirangkai sedemikian rupa hingga berbentuk bundar dan bisa dipakai bermain bola. Di tanah Bugis dan Makassar pada saat itu disebut dengan istilah “Golo Lemo” atau bola terbuat dari kulit jeruk besar.
Karakter bola ini kurang lenting dan tidak bisa ditendang melambung, sehingga dimana bola itu berada maka semua yang bermain akan mengejar dan berkumpul saling memperebutkan bola itu sampai hancur lebur tidak berbentuk bola lagi. Bahkan, lebih sering bola tidak pernah sampai ke gawang lawan dan menghasilkan goal.
Istilah “Pagolo Lemo” umumnya dipergunakan sebagai umpatan seseorang atau kelompok orang yang menonton pertandingan sepak bola dan kemudian kecewa karena kesebelasan andalannya, kesayangannya kalah terus dan biasanya mereka bergumam “dasar pagolo lemo”.
Maknanya kenapa bermain bola seperti itu, sudah besar investasi membangun klub, tanpa bisa menampilkan sebuah pola bermain yang menarik ditonton , tanpa ada desain, tanpa strategi, dan tidak kompak yang akhirnya tidak bisa membuat goal bahkan kemasukan goal.
Istilah ini kadangkala dialamatkan ke sebuah tatakelola pemerintahan yang memiliki kinerja belum sesuai harapan, karena tidak bisa keluar dari sejumlah persoalan wilayahnya
terkait kemajuan dan kesejahteraan warganya . Dan kasus seperti ini di masyarakat biasa mengumpat karena kesal dengan sebutan “Dasar Manajemen Pagolo Lemo”.
Bagi sebuah klub sepak bola tidak sulit untuk keluar dari predikat itu. Cukup pemilik klub yang mengganti manajemen mulai ganti manajer, tukar pelatih dan kontrak pemain baru. Namun tatakelola pemerintah mekanismenya ribet, karena ganti manajer puncak harus melalui satu tahapan Pilkada dan sudah tentu kualitas manajer terpilih berpulang kepada kualitas berdemokrasi saat ini, serta komitmen dan keinginan dari pemilik hak usung dan hak suara.
Apapun hasil dari sebuah Pilkada dalam menghasilkan pemimpin di daerah, maka sesungguhnya yang perlu menjadi perhatian dan perlu dibangun, adalah memaksimalkan tatakelola pemerintahannya agar tidak terperangkap dan kemudian dicap sebagai penganut aliran manajemen tatakelola “Pagolo Lemo”.
Untuk bisa kekuar dari perangkap itu , maka pemimpin di daerah dan pemilik hak usung bisa mengurangi kepentingannya terutama dalam pengisian jabatan struktur untuk melaksanakan tatakelola. Selain itu kepala daerah yang bertindak dan berperan sebagai manajer harus mampu melakukan reformasi dan transformasi serta sejumlah upaya tertentu secara terus menerus.
Pertama, dalam tatakelola lebih kepada membiasakan yang benar dan bukan membenarkan yang biasa. Tentunya ini meninbulkan sejumlah tantangan, utamanya datang dari kelompok yang suka bertahan di confort zone, atau zona nyaman.
Kedua, lebih mendahulukan prinsip Me daripada Di. Misalnya melayani daripada dilayani. Mengayomi dan diayomi. Memberi dan diberi. Masih
banyak lagi kata sifat atau karakter seseorang yang harus dahulukan me bukan di dan selama ini telah menjadi “penyakit kronis”.
Ketiga, senantiasa menerapkan prinsip kerjakan apa yang di catat dan catat apa yang dikerjakan. Dan ini bermakna bahwa sesuatu yang dikerjakan harus melalui sebuah proses perencanaan yang benar, berorientasi keberlanjutan serta dilakukan secara konsisten.
Besar harapan masyarakat bahwa pemimpin daerah terpilih di Pilkada tanggal 9 Desember tahun 2020 ini kiranya dapat melaksanakan tiga hal di atas agar bisa membawa satu perubahan dan kemajuan di daerahnya masing-masing yang umumnya masih terperangkap dengan ketertinggalan. SEMOGA

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan