Sabtu, 16 Mei 2026

Rektor Sebut Dua Titik Rawan Korupsi

 

Bentuk Hikom, Media Silaturahmi Mahasiswa dan Universitas

PALU, PE – Rektor Universitas Tadulako Moh Basir mengundang mahasiswa baru (maba) Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan (FKIK) Untad beserta orang tua maba di Media Center Untad, Selasa, 25 Agustus 2015. Sedikitnya 55 maba FKIK yang diterima dari 1.000 lebih pendaftar plus orang tua, menghadiri silaturahim yang dikhususkan bagi maba 2015 tersebut.

Rektor tidak sendiri. Ia didampingi sejumlah pejabat struktural Untad, Wakil Rektor, Dekan dan para kepala biro di lingkungan universitas. Pada pertemuan yang berlangsung dua jam itu, Rektor tak hanya  memberikan motivasi kepada mahasiswa. Hal penting yang ditekankan adalah soal anggaran FKIK. Mulai asal-muasal anggaran, besaran anggaran hingga penggunaannya. Termasuk menutup peluang munculnya penyalahgunaan wewenang yang bisa menyebabkan kerugian.

Sumber keuangan di FKIK Untad sebutu Rektor berasal dari dua titik. Yakni dari APBN dan penerimaan negara bukan pajak. Untuk model penerimaan yang kedua, bentuknya bisa beragam. Mulai dari dana hibah dan lain lain. Di FKIK atau di lembaga lain pun ungkap Rektor, dana hibah bukan sesuatu yang tabu. Dasar aturannya jelas. Hibah diatur dalam pasal 84 ayat 2 UU Nomor 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi. Aturan lain yang membolehkan hibah adalah Penmenristek-Dikti dan UU Nomor 20 tahun 2003  tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

”Saya perlu mempertegas soal aturan hukum hibah ini, karena banyak suara-suara sumbang, bilang bahwa dana hibah tidak punya dasar hukum alias ilegal,” tandas Rektor.
Dalam konteks FKIK Untad urai pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulteng ini, hibah diambil dari orang tua maba lalu kemudian masuk pada DIPA Untad 2015. Pada 2015, dana fisik Untad sekitar Rp32 miliar lebih.

Dana sebesar ini digunakan untuk  17 item belanja. Dari dana tersebut, pendapatan fisik sebesar Rp11 miliar lebih. Ini berasal  dari SPP semester genap, SPP semester ganjil dan lain-lain. Sementara urai Rektor, untuk dana operasional, anggaran yang digunakan mencapai Rp11 miliar lebih. Dana operasional FKIK diakuinya  cukup besar. Tidak bisa ditutupi  jika hanya  mengandalkan pendapatan yang jumlahnya ”hanya” Rp11 miliar. ”Dalam konteks ini hibah menjadi instrumen penting untuk menutupi dana operasional tadi,” ulasnya panjang lebar.

Basir mengaku, merasa berkewajiban menjelaskan asal dan penggunaan uang di FKIK, untuk menghindarkan suara sumbang  terkait pengelolaan dana besar tersebut. ”Ini yang ribut-ribut dua tahun lalu karena dana ini. Makanya sekarang saya ungkapkan ke mahasiswa dan orang tua sehingga ada pemahaman konfrehensip soal dana ini,” tekannya.  Di hadapan para pejabat Untad dan puluhan orang tua maba, Rektor membeberkan, standar pengelolaan keuangan di FKIK tentu masih terbuka peluang untuk disalahgunakan.

Ia menyebutkan ada dua titik rawan yang bisa dimanfaatkan untuk peluang korupsi. Pintu pertama adalah saat maba masuk. Di sini, Rektor bisa menggunakan kwitansi ganda dengan menuliskan dua nominal angka  yang berbeda. Kelak kata dia, kwitansi pertama diberikan kepada mahasiswa sesuai dengan jumlah yang disetor. Kwitansi kedua disetor ke bank. Kwitansi  yang disetor ke bank jumlahnya sudah pasti tidak sesuai dengan jumlah yang disetor maba pada awalnya. Namun peluang ini coba ditutup dengan mewajibkan transaksi melalui bank. Titik rawan kedua adalah penggelembungan harga barang (mark up). Biasanya ini dilakukan oleh mereka yang berkaitan dengan pengadaan barang. ”Harganya digelembungkan dari harga sebenarnya untuk mendapatkan margin yang besar. Ini levelnya di pejabat bawah,” lugas Basir.

Sambung Basir, walau yang melakukan adalah pejabat teknis, namun ketika ada temuan tetap saja Rektor yang bertanggungjawab. Ini karena dirinya sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA), harus menandatangani seluruh penggunaan uang di lingkungan Untad. ”Jadi walaupun yang menggunakan orang di bawah tetap Rektor yang dimintai tanggungjawab,” katanya.

Pada kesempatan  yang sama, Rektor menginisasi terbentuknya himpunan orang tua mahasiswa (Hikom). Ini sebagai wadah komunikasi dan silaturahmi pihak rektorat, dosen dan orang tua serta mahasiswa. Komposisinya pengurusnya diambil dari kedua belah pihak. Dari FKIK dan orang tua mahasiswa.
Rektor Untad Moh Basir mengaku sangat berhati-hati mengelola dana ratusan miliar di FKIK Untad. Pasalnya, soal dana hibah ini pernah menjadi topik heboh  di Untad pada beberapa tahun lalu. Karena itu  pengelolaan keuangan FKIK dilakukan dengan sangat transparan sehingga bisa meminimalkan potensi yang merugikan  semua pihak. (kia)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan
Kajian Ritme dan Sebaran Aktivitas dari Evaluasi Sesi Pemula Mahjongways di Kasino Online
Standarisasi Operasional Kasino Online melalui Pemantauan Intensif Pergerakan RTP PGSoft Mingguan per User
Standarisasi Operasional Kasino Online lewat Kontrol Terukur terhadap Dinamika RTP Mingguan User
Bagaimana Strategi Adaptif Mahjongways Kasino Online Merespons Perkembangan AI di Industri
Modernisasi Algoritma Permainan Live RTP PGSOFT melalui Integrasi Teknologi AI
Analisis RTP PGSoft Berbasis Kalkulus Probabilis dalam Kerangka Konfigurasi Matematik Berakurasi Tinggi
Mahjong Ways 2 Kasino Online Tunjukkan Indikasi Stabilitas Ketika Pola Berulang Mulai Terbaca
Distribusi Data Nonlinear dalam Sistem Analitik Adaptif pada Gates of Olympus Super Scatter
Telaah Mendalam RTP dengan Kalkulus Probabilis dan Rancangan Konfigurasi Matematik Berpresisi Tinggi
Membaca Sosiometri Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Pengamatan Visual dan Stabilitas Sistem